15 Panwascam Labura Dilantik

[Foto: Mahra Harahap]
PENGAMBILAN SUMPAH – Ketua Panwaslu Kabupaten Labusel Muhammad Yunus SSos membacakan sumpah dan janji 15 panwaslu kecamatan yang dilantik, Sabtu  (15/12).

KOTAPINANG – Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Labuhanbatu Selatan Muhammad Yunus SSos melantik 15 orang panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (15/12) bertempat di aula Kantor Bupati Jalan Prof A Yamin Kotapinang.

Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan H Maslin Pulungan dalam sambutannya, mengatakan untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2013 diperlukan adanya saling kerjasama antara pemerintah, penyelenggara pemilu dalam hal ini Panwas dan KPUD. Pemerintah sendiri berperan sebagai fasilitator, mendukung penyelenggara.

“Diperlukan koordinasi yang berimbang dan lancar antara Panwas, Polisi, TNI, Kesbanlinmaspol, LSM, Pers dan elemen masyarakat agar pelaksanaan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur sukses. Jangan ada saling mengabaikan,” kata Maslin Pulungan.

Anggota Panwas, lanjut Maslin, harus harus menjalankan tugas sesuai dengan  peraturan dan perundang-undangan dan harus menguasai peraturan dan perundang-undangan tentang pemilu.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Labusel Muhammad Yunus didampingi anggota Mahrizal SAg dan Ahmad Hajiddin Harahap menjelaskan, pelantikan panwascam untuk mendukung pengawasan pelaksanaan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di masing-masing kecamatan.

“Seluruh anggota panwas kecamatan yang dilantikan telah lolos seleksi administrasi, tertulis dan interview. Diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemilu yang demokratis,” kata Yunus.

Dijelaskan Yunus, permasalahan pemilukada sangat komplit sehingga dibutuhkan lembaga pengawasan yang kredebilitas dan integritas. Masalah netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS), daftar pemilih tetap (DPT) yang belum valid, pemilih ganda dan banyak masalah teknis yang selalu menjadi tantangan dalam pelaksanaan pemilihan kepada daerah.

“Selain masalah dari proses sebelum pemungutan suara, setelah pemungutan juga banyak ditemukan masalah yang harus diselesaikan secara arif dan bijaksana,” katanya.

Ditambahkan Yunus, setiap anggota panwas di kecamatan harus siap melaksanakan tugas pengawasan. Dalam waktu dekat akan dilakukan perekrutan pengawas tingkat desa/kelurahan.
“Agar pengawasan ini untuk menghasilkan pemerintahan yang demokratis melalui pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Keberhasilan penyelenggaraan pemilu, lanjut Yunus, terletak pada kesiapan dan profesionalitas penyelenggara pemilu itu sendiri yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai satu kesatuan fungsi penyelenggara pemilu.

Setelah dilantik dan diambil sumpah, anggota Panwas Kecamatan menjalani bimbingan teknis (bimtek). (mhr)

Komentar