3 Partai Politik di Labura Tak Daftar ke KPUD

(FOTO: Rizki )
Pengurus Partai Demokrat menyerahkan berka pendaftaran ke KPUD Labuhanbatu, baru-baru ini.

AEKKANOPAN– Hingga tanggal terakhir  penutupan pendaftaran Partai Politik calon peserta pemilu 2014 mendatang yakni, Jumat (7/9) hingga pukul 00.00 WIB, dari 18 parpol yang ada di Labura hanya 15 partai yang menyerahkan berkas sebagai tanda keikut sertaan partainya dalam pemilu legislatif 2014 ke KPUD Labura. Sedangkan 3 partai politik lainnya yang ikut pada pemilu legislatif tahun 2009 tidak menyerahkan berkas. Artinya partai yang tidak menyerahkan berkas itu di pastikan tidak ikut Pemilu tahun 2014 di Kabupaten Labura.

Ada pun partai yang tidak menyerahkan berkas dan memiliki perwakilan di legislatif Labura adalah Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Damai Sejahtera, (PDS) dan PKDI. Ketua KPUD Labura Harun ST, Jumat (7/9) mengatakan, partai yang paling terkahir memasukan berkasnya adalah Partai Amanat Nasional. Kedatangan pengurus PAN ke KPUD Labura  tepat pukul 21.30 WIB. Sedangkan partai yang lebih dulu menyerahkan berkas ke KPUD adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) .

Bagi partai yang sudah memasukan berkas tapi masih kurang persyaratannya berdasarkan peraturan KPU no 8 tahun 2012 masih diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan kekurangan  persyaratan berkas tanggal 8 hingga 29 September mendatang. Adapun 15 Partai Politik, yang sudah menyerahkan berkas untuk mengikuti Pemilu Legilastif tahun 2014 adalah Partai Nasional Demokrat, PPP, SRI, Pelopor, PKB, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, PBB, PKBIB, PPRN, Hanura, PDI Perjuangan dan PAN.

Gerindra Tak Khawatirkan Verifikasi
Sementara Partai Gerindra Labuhanbatu mengaku tidak khawatir dengan verifikasi yang akan dilakukan pihak KPU. Itu dikatakan Ketua Partai Gerindra Labuhanbatu Dedi Arfan.  Menurut Arfan, partainya sudah memenuhi syarat administrasi yang ditetapkan, termasuk dalam hal jumlah keanggotaan 1/1.000 jumlah penduduk Labuhanbatu. Bahkan Gerindra Labuhanbatu melampirkan KTA sebanyak 1.044 lembar.

“Bahkan melebihi jumlah minimal dari ketentuan,” jelasnya. Selain itu, untuk keterwakilan gender, Gerindra juga memiliki kepengurusan perempuan sesuai ketentuan 30 persen. “Dari sembilan pengurus kecamatan dan ditambah kepengurusan ranting-ranting, kita sudah memenuhi syarat. Silahkan saja hendak memakai sistem yang mana,” tambah Arfan. Amatan wartawan hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak sepuluh parpol telah mendaftarkan diri dihari terakhir penyerahan berkas tersebut kelengkapan berkas.

“Yang wajib diserahkan parpol adalah lampiran kartu tanda anggota ,dukungan keanggotaan partai, kesetaraan gender dengan pemenuhan jumlah 30 persen perempuan dikepengurusan parpol, terkait kesekretariatan/kantor partai dan rekening parpol,” kata Ketua KPU labuhanbatu Ira Wirtati.

Namun begitu katanya, KPU masih memberi kesempatan pihak parpol untuk melengkapi seluruh berkas yang ada. Disebutkannya, dalam hal verifikasi pihak KPU Labuhanbatu akan melakukan metoda random yakni mensurvey kembali untuk menyesuaikan nama yang ada di KTA, dengan mendatangi alamat yang ada di KTA.

Sementara Syam Hasri Divisi Teknis KPU Labuhanbatu mengindikasikan adanya parpol yang panik dengan ketentuan syarat pemenuhan sejumlah 1/1.000 KTA. Namun hal itu dapat dianulir jika saja parpol khususnya peserta Pemilu yang lalu benar-benar memanfaatkan dana yang dialokasikan pihak pemerintah. (put/riz)