| Zulkarnain Ditangkap, Hulman Segera Dilantik |
|
|
| Sabtu, 28 Januari 2012 | |
|
SIANTAR-Wali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE segera dilantik menjadi Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Siantar. Sebab, lawan politiknya merebut kursi partai tersebut Zulkarnain Damanik telah ditangkap Polres Simalungun atas kasus dugaan korupsi. Demikian ungkapan beberapa kader Demokrat Siantar, Jumat (27/1). Mereka menyebutkan, kasus lama Zulkarnain terungkap ke permukaan atas interpensi oknum untuk melanggengkan Hulman Sitorus dilantik menjadi Ketua PD Siantar. Diketahui, lawan politik Hulman dalam merebut kursi nomor 1 di PD Siantar adalah Zulkarnain. Beberapa sumber tersebut tersebut mengatakan, berbagai cara pun sudah dilakukan Hulman untuk merebut Ketua PD Siantar. Mulai dari melobi pengurus pusat PD untuk membatalkan Muscab beberapa kali, karena saat itu Hulman kalah suara melawan Zulkarnain. Selama 2 kali Muscab digelar, Hulman terus berhasil membatalkannya dengan berbagai cara tidak sehat. Muscab yang pertama digelar pada tangga 3 Oktober 2011 di Hotel Alexander batal dengan alasan pengurus pusat PD tidak hadir, sehingga tidak ada yang membuka Muscab secara resmi. Sementara diketahui, malam sebelum Muscab pertama digelar, wakil ketua PD Pusat sudah hadir di Siantar. Pembatalan Muscab itu pun, diduga sebuah maneuver politik Hulman untuk merebut kursi DPC PD Siantar. Pada tanggal 14 Novemver, Ketua Muscab ke II Rocky Marbun kembali melaksanakan Muscab di Internasional Hotel, namun gagal lagi. Dengan alasan para perwakilan pengurus pusat PD tidak hadir dalam pembukaan Muscab. Sementara ketiga pengurus pusat tersebut, saat itu sedang di perjalanan tepatnya di Tebing Tinggi menuju Siantar. Diduga saat itu, karena ada lobi-lobi dari kandidat yang diyakini kalah sebelum bertanding untuk membatalkan Muscab tersebut. Akibat tidak berhasil Hulman melobi Zulkarnain untuk tidak menjadi saingan merebut PD Demokrat Siantar, akhirnya Hulman Sitorus menggelar Muscab yang diketuai Very Sinamo di Hotel Alexander 10 Desember 2011. Very Sinamo memimpin Muscab dan secara aklamasi Hulman terpilih menjadi Ketua DPC PD Siantar. Sementara bagi Zulkarnain dan Rocky Marbun muscab yang dipimpin Very Sinamo tidak sah. Dan Rocky Marbun pun berencana membuat Muscab tandingan. Setelah mencuatnya ada perencanaan Muscab tandingan, tak berapa lama kasus suap Zulkarnain juga mencuat ke permukaan. Tak ada sebulan setelah kasus Zulkarnain ditangani, dia langsung ditetapkan menjadi tersangka dan ditangkap. Setelah Zulkarnain ditangkap, Hulman Sitorus langsung merencanakan pelantikan DPC PD Siantar. Diduga, bahwa kasus korupsi Zulkarnaen naik ke permukaan atas interpensi yang kontra. Dengan tertangkapnya Zulkarnain, maka orang yang pro kontra dengan Zulkarnaen langgeng melaksanakan pelantikan. Bahkan, 6 orang DPRD Siantar dari Partai Demokrat ikut dalam pengurusan DPC PD Siantar yang diketuai Hulman. Very Sinamo Ketua Muscab ke II Siantar versi Hulman saat ditemui di kantornya mengatakan, DPC PD Demokrat Siantar akan dilantik Februari mendatang yang diketuai Hulman Sitorus. Tetapi, tanggal dan hari pelantikan itu, kata Very belum diketahuinya secara pasti. Dia mengaku pihaknya tim formateur masih sedang mengodok orang-orang yang dimasukkan dalam kepengurusan PD Siantar. Mereka tim formateur adalah, dari DPD, DPC devisioner, PAC dan diketuai DPC terpilih yang akan memilih orang-orang pengurus DPC PD Siantar 5 tahun ke depan. Kata Very, yang paling diutamakan adalah kader PD. Dia membantah adanya interpensi dari PD Siantar terhadap penanganan kasus Zulkarnain yang merupakan lawan politik Hulman. “Kita tidak ada interpensi aparat hukum tentang penanganan kasus Zulkarnain. Sama sekali tidak ada,” tegasnya. Terpisah, Rocky Marbun mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hasil Muscab Siantar, bagaimana kondisinya pun dilaporkan kepada Badan Kehormatan PD. “Kami tetap akan melakukan Muscab tandingan. Dan sudah berkordinasi dengan Badan Kehormatan PD. Tinggal menunggu kapan masa pelaksanaannya atas intruksi dari Badan Kehormatan,” ujarnya. Rocky membantah dirinya sudah masuk dalam daftar pengurus DPC PD Siantar versi Hulman Sitorus. “Saya belum tahu ada pelantikan. Saya pun tidak terima kalau ada nama saya di kepengurusan Hulman tanpa ada pemberitahuan,” tegasnya. (osi) |

Metro Siantar
| Metro Siantar |
| Siantar Simalungun |
| Sumut Nasional |
| Siantar Kriminal |
| INTERNASIONAL |
| Opini |
| Kocek dan Bisnis |
| Ada Ada Saja |
| SOSOK |
Metro Asahan
| Metro Asahan |
| Tanjung Balai |
| Metro Rantau |
| BATUBARA |
Metro Tapanuli
| Metro Tapanuli |
| Bona Pasogit |
| Sibolga Nauli |
Metro Tabagsel
| Metro Tabagsel |
| Sidempuan Najeges |
| PALAS-PALUTA |


