Bekas Galian di Jalan Mataram Ganggu Kenyamanan Warga

Bekas galian pipa di Jalan Mataram yang membuat becek kediaman warga dan mendatangkan debu.

SIANTAR – Galian pipa sepanjang Jalan Mataram Kelurahan Melayu, Siantar Utara, membuat warga merasa tidak nyaman. Sebab galian tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak ada penimbunan kembali. Bahkan bekas galian menjadi sumber debu yang menggangu kesehatan.

Dikatakan warga sekitar Ganda (35), galian yang berada di sepanjang jalan menuju rumahnya itu sangat mengganggu ketenangan warga setempat. Bahkan, galian tersebut menimbulkan debu yang menyebabkan penyakit.

“Setelah selesai dikerjakan, bekas galian dibiarkan begitu saja. Kalau sudah turun hujan, rumah kami pasti becek Bang. Tapi kalau cuaca panas, debu berterbangan!” katanya kepada METRO. Selain itu, tanah bekas galian juga mempersempit lebar jalan di sepanjang Jalan Mataram.
Hal senada disampaikan Martin Hutapea (55) warga Jalan Ade Irma Kelurahan Martoba, Siantar Utara. Menurutnya, banyak warga yang sudah mengeluh karena galian yang dikerjakan tidak beres.

“Kalau sudah selesai dikerjakan, galian itu seharusnya ditutup kembali dengan rapi seperti semula,” katanya.

Amatan METRO, setelah selesai dikerjakan, galian di sepanjang jalan tersebut terkesan dibiarkan begitu saja. Bahkan banyak warga merapikan timbunan tanah untuk menghindari rumah mereka mengalami becek dan menghindari debu tebal yang berterbangan. (mag-06)