Bendahara K3S Dituding Pungli Dana BOS SD

PARAPAT – Bendahara Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), berinisial PS, yang juga menjabat Kepala SD 32 Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, dituding melakukan pungli (pungutan liar) dana BOS SD se-Kecamatan Girsang.

Salah seorang oknum Kasek SD di Girsang, yang meminta namanya tidak dikorankan, mengaku bahwa perbuatan itu sudah lama dilakukan PS dan membuat jengkel para kepala sekolah SD.

Menurut dia, kutipan uang dari dana BOS yang disponsori PS selaku Bendahara K3S Kecamatan Girsang. Info beredar uang hasil pungli itu disebut-sebut disetorkan kepada Dinas Pendidikan Simalungun melalui Kepala UPT Disdik Kecamatan Girsang.

”Artinya, di saat setoran muka ke Pemkab Simalungun, harus ada biaya,” ujar sumber yang berharap agar K3S di Kecamatan Girsang dibubarkan, karena visi-misinya tak jelas dan terkesan hanya sebagai wadah cari kekayaan.

Ketika hal ini dikomfirmasihkan METRO melalui pesan singkat, Minggu (14/7), Bendahara K3SP tidak memberikan balasan. Begitu juga dengan Kepala UPTD Girsang Jaosmining Damanik, juga tidak memberikan balasan.

Sedangkan Ketua K3S Girsnag Muller Manurung, mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Sori jo Lae, dang huattusi i. (Sori, saya tak mengerti itu),” katanya. (th)