Besok, PPRN Taput Buka Pendaftaran Cabup

Edison Ompusunggu

TARUTUNG – Dewan Pimpinan Daerah Partai Peduli Rakyat Nasional (DPD PPRN) Taput membuka pendaftaran bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Taput periode 2013-2018. Pendaftaran ini dimulai besok, Selasa 5 Maret 2013 dan berakhir pada 19 Maret 2013 mendatang, di kantor PPRN jalan Raja Johannes No.117 Tarutung.

“Jadi, bagi siapa saja baik itu kader, simpatisan partai maupun orang luar partai yang ingin mencalonkan diri sebagai balon bupati atau wakil bupati silakan daftar ke PPRN,” kata Edison Ompusunggu SH kepada METRO Minggu (3/3).

Katanya, pendaftaran ini dibuat sangat cepat atau lebih dini setelah mendengar instruksi dan konsultasi dengan Ketua  DPW PPRN Sumatera Utara Drs Nurdin P Manurung serta rapat pengurus DPD PPRN Taput.

“Memang kita sengaja membuka pendaftaran ini sekarang agar pengurus PPRN dari seluruh tingkatan mulai dari DPD, DPW dan DPP dapat menganalisa bibit bebet dan bobot balon yang diusung. Sehingga benar-benar menjadi calon Bupati dan Calon wakil Bupati yang kuat untuk dicalonkan,” terangnya.

Dia menjelaskan, PPRN sekarang memiliki dua kursi di DPRD Taput. Karena itu, PPRN mengharuskan berkoalisi dengan parpol lain, tentunya yang satu tujuan dan memiliki visi misi yang sama.

Menurutnya, kriteria bakal calon yang diusung partai adalah memiliki visi misi yang pro rakyat. Kemudian programnya harus jelas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Tidak retorika semata. Nantinya bakal calon yang diusung akan kita buatkan kontrak politik,” tegas Edison.

Ia juga menjelaskan, PPRN merupakan partai yang memiliki infrastruktur yang ikut serta mempertanggungjawabkan calonnya sehingga tidak hanya membuka pendaftaran saja melainkan juga melibatkan diri untuk pemenangan calon yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengharapkan restu dan dukungan Dr Sutan Raja DL Sitorus dalam menilai bakal calon yang akan diusung PPRN. “Ketua Dewan Pembina Partai ini kita harapkan ikut menilai para calon nantinya, sehingga PPRN tidak membeli kucing dalam karung,” ujarnya. (cr-01)