HARGAI BUDAYA LEWAT ORNAMEN

Jhon Roysen Purba Dasuha
Jhon Roysen Purba Dasuha

MetroSiantar.com-DPC Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) melalui Ketua DPC Himapsi Kota Siantar Jonroysen Purba SH, Selasa (8/8), menyatakan bahwa setiap bangunan intansi pemerintah, BUMN, BUMD yang berada di Kota Pematangsiantar, belum seluruhnya memakai gorga atau ornamen Simalungun.

“Seperti yang kita lihat, masih sedikit bangunan di Pematangsiantar yang ada ornamen Simalungun-nya. Padahal ada peraturan daerah yang mengatur hal itu. Makanya kita berharap agar Walikota Siantar ini bisa menerapkan hal itu,” ujar Jonroysen.

Dia menyebutkan, adapun peraturan daerah yang mengatur soal ornamen tersebut adalah Perda Nomor 6 Tahun 1979.

“Perda itu berisi soal mengembangkan serta meningkatkan kebudayaan daerah,” terangnya.

Mengingat pada sejarah dan menghargai para leluhur, menurutnya, sudah selayaknya ornamen itu diterapkan di instansi-instansi yang ada.

Hal senada diungkapkan Ketua Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Pematangsiantar, Minten Saragih melalui seketaris Rohdian Purba MSi. Menurutnya, mengacu pada Pasal 2 Perda Nomor 6 Tahun 1979, jelas dikatakan bahwa setiap orang atau badan hukum baik swasta maupun instansi pemerintah yang mendirikan bangunan di dalam daerah, harus membuat suatu motif dan gaya kebudayaan daerah.

“Jadi kita ini kan berada di Kota Pematangsiantar yang budayanya adalah Simalungun. Sudah sepatutnya kita membuat ornemen Simalungun di kantor-kantor,” terangnya.

Dia menambahkan, PMS meminta walikota segera menerapkan pengembangan dan pelestarian budaya Simalungun di Pematangsiantar dengan membuat ornamen Simalungun di kantor-kantor pemerintahan, BUMN, BUMD, termasuk pertokoan yang berada di Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo. Dengan demikian, kita akan menunjukkan bahwa Kota Siantar adalah kota berbudaya yang merupakan tanah leluhur Simalungun,” ungkap Rohdian.

Khusus kepada Walikota Hefriansyah, ia berharap penerapan ornamen itu bisa dilakukan di masa kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Pematangsiantar.

“Sehingga nantinya ada kenang-kenangan dari beliau. Kemudian kita mohonkan juga agar Pemko membuat Perwa tentang ornamen dan selanjutnya nanti membuat Perda tentang pemakaian ornamen Simalungun. PMS sudah beberapa kali mengusulkan hal itu ke Pemko, yakni di masa kepemimpinan beberapa walikota sebelumnya.” ujarnya. (ros/hez)