Cinta Ditolak ABG Gantung Diri

ASAHAN – Andini (18), gadis cantik warga Jalan Protokol, Dusun IV, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, ditemukan tewas tergantung di pintu kamar rumahnya, Kamis (23/5) sekitar pukul 08.30 WIB.

Diduga, Andini nekat gantung diri gara-gara cintanya ditolak oleh seorang pria yang disukainya. Data dihimpun METRO, jasad gadis yang pernah bekerja di salah satu toko di Kisaran itu, ditemukan pertama kali oleh keluarga di tiang pintu kamar dengan seutas tali nilon warna kuning.

Penemuan itu langsung   membuat heboh sehingga warga berdatangan ke rumah korban.
Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke pemerintah desa dan diteruskan ke aparat Polsek Air Batu yang langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kisaran untuk dilakukan visum.

Kapolsek Air Batu AKP W Sidabutar kepada METRO, mengaku sudah meminta keterangan dari Marsitah (44) ibu korban. Menurut Marsinah, sebelum dirinya berangkat ke ladang, Andini berada di rumah sendirian dan tidak ada tanda-tanda aneh terhadap korban.

“Nggak ada tanda-tanda dan firasat buruk, karena saat ditinggal ibunya pergi ke ladang,  korban sedang tidur di dalam kamar,” ujar Sidabutar menirukan ucapan Marsinah.

Disebutkan Sidabutar, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dan untuk sementara, motifnya diduga nekat gantung diri karena cintanya ditolak.

Menurut Sidabutar, hal itu diperkuat dengan adanya beberapa pesan singkat yang ditemukan di telepon genggam korban. Berikut isi pesan singkat di handphone korban.

“Ya da lh din klu kau da kggran tp hery ga mau tnggung jwb. mau dblng ap lg. ya klu kau tuntut bs aj. tp aplh gunany. ya da lh lupakn ms lalumu ya buruk ini”. “Y dhlh ap lg kt dh gk ad hbngn ap2 lg.aq da tw semua tentang mu, jd gk mungkn lg “.

Diungkapkan Sidabutar, berdasarkan pesan singkat itu, pihaknya untuk sementara menyimpulkan korban nekat gantung diri karena cintanya ditolak.

Sementara, pihak keluarga korban yang ikut ke RSUD Kisaran saat dikonfirmasi tidak ada yang mau buka mulut soal kematian Andini.

“Maaf ya Bang, kami sedang berduka,” kata seoarang pria yang mengaku kerabat dekat korban.
Terpisah, pihak RSUD Kisaran melalui dr Ratna saat dikonfirmasi mengatakan, korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan tewas.

Dan melihat ciri-cirinya, korban tewas murni gantung diri. “Lidahnya menjulur dari kemaluan serta duburnya mengeluarkan kotoran,” kata dr Ratna. (sus)

Komentar