Dahlan Resmikan Pengoperasian Kapal Besar nan Mewah

KMP Portlink, Kapasitas Seribu Penumpang dan 350 Kendaraan

[Yan Cikal/jpnn]
Menteri BUMN Dahlan Iskan saat meninjau pelabuhan Merak bersama Syahrini, sebelum meresmikan pengoprasian Kapal Fery di dalam Kapal We Bridge The Nation, Senin (10/6).

MERAK – Pelayanan mudik Lebaran 2013 di penyeberangan Merak-Bakauheni diharapkan lebih baik dari tahun lalu. Sebab, sebelum Lebaran, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menambah tiga kapal berkapasitas besar.

Salah satu satu armada tambahan yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP) Portlink. Kapal berkapasitas 1.000 penumpang dan 350 unit kendaraan itu diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan yang didampingi Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Minggu (10/6).

“Tahun lalu sudah bagus, tidak terjadi antrean di pelabuhan. Mestinya tahun ini lebih bagus lagi karena ada penambahan tiga kapal,” kata Dahlan. Tetapi dengan syarat, kapal-kapal milik swasta yang jumlahnya jauh lebih banyak itu harus dalam kondisi baik.

Jangan sampai banyak kapal yang rusak ketika musim mudik tiba. Kalau banyak kapal swasta rusak saat musim mudik tiba, kemungkinan besar antrean di pelabuhan bakal panjang.

“Kita lihat dulu kapal swasta banyak yang rusak atau tidak. Dan itu di luar sepengetahuan BUMN,” terang mantan dirut PLN itu.

Peresmian pengoperasian ditandai dengan pelayaran selama tiga jam dari Merak menuju Bakauheni, kemudian kembali lagi ke Merak. Sekitar seribu pegawai BUMN mengikuti pelayaran perdana ini. Bos sejumlah perusahaan BUMN juga hadir.

Di antaranya Direktur Utama ASDP, BRI, Jamsostek, Semen Indonesia, Krakatau Steel, Perhutani, Jasa Raharja, dan Industri Kapal Indonesia (IKI). Mereka sekaligus menandatangani berbagai jenis kerja sama (MoU) di atas kapal Portlink ini. Grup band Slank dan penyanyi Syahrini turut memeriahkan peresmian tersebut.

Persiapan ASDP menyambut mudik Lebaran tahun ini memang tinggal kurang dari dua bulan. Layanan di penyeberangan Merak, Provinsi Banten–Bakauheni, Provinsi Lampung menjadi prioritas. Sebab, inilah lintasan paling sibuk di Indonesia yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Dan di lintasan ini pula persoalan pelik sering muncul.

Dahlan menjelaskan, selama ini jalur penyeberangan Merak-Bakauheni lebih banyak dijalankan oleh swasta, bukan oleh ASDP. Dari total 37 kapal yang beroperasi, hanya 4 di antaranya milik ASDP. Sehingga swastalah yang perannya lebih menentukan di penyeberangan ini.

Tetapi ketika terjadi antrean panjang penumpang di pelabuhan Merak akibat kapal banyak yang rusak dan terpaksa harus masuk bengkel, yang disorot adalah ASDP sebagai perusahaan BUMN.

’’Hampir setiap liburan dan Lebaran timbul masalah kemacetan. Oleh karena itu, saya minta ASDP tingkatkan perannya di penyeberangan Merak ini dengan menambah kapal,’’ ungkap Dahlan.

KMP Portlink yang merupakan kapal bekas yang dibeli dari Inggris merupakan kapal dengan kapasitas terbesar di Merak. Kapal ini juga tergolong mewah karena di dalamnya menyediakan bioskop, minimarket, bar, cafe, dan kamar tidur, tempat bermain anak-anak, dan ruang teknologi informasi (TI).

Pada Ramadan mendatang, akan datang lagi kapal dengan kapasitas tak kalah besar dari Portlink. Satu kapal lainnya bakal tiba tiga hari menjelang Idul Fitri tahun ini. Jadi, sebelum Lebaran, ASDP mendatangkan tiga kapal berkapasitas besar untuk melayani penyeberangan Merak-Bakauheni.

’’Dengan demikian, peran ASDP semakin besar di Merak ini. Tapi sekali lagi, jika dibandingkan dengan peran swasta, itu masih kecil,’’ jelas Dahlan.

Direktur Utama ASDP Danang S. Baskoro mengatakan, perseroan menginvestasikan dana Rp 60 miliar untuk membeli KMP Portlink sekaligus memperbaikinya. Ini sebagai antisipasi kenaikan jumlah pemudik tahun ini. Dia memprediksi, jumlah pemudik tahun ini mengalami kenaikan 7 persen dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data perseroan, selama masa arus mudik H-9 sampai H-2 Idul Fitri 2012, ASDP Cabang Merak menyeberangkan ke Pulau Sumatera 539.632 orang, 50.624 unit motor, dan 62.587 kendaaran roda empat. ’’Seiring pertumbuhan ekonomi, jumlah pemudik terus meningkat tiap tahun. Kita antisipasi dengan menambah armada,’’ kata Danang.

Dia berharap, pada saat mudik Lebaran nanti sedikitnya 32 kapal dapat beroperasi setiap hari. Jadi di lima dermaga yang ada di Merak, masing-masing akan ditempatkan enam kapal. Sedangkan dua kapal dijadikan cadangan untuk mengganti jika tiba-tiba ada kapal yang rusak.

Sementara itu, pengoperasian KMP Port Link di lintasan Pelabuhan Merak-Bakauheni belum menjadi jaminan membereskan kemacetan. ’’Beroperasi KMP Port Link di lintasan Merak-Bakauheni belum cukup menuntaskan kemacetan di Merak,’’ kata pengamat transportasi Banten Otjoe Gabriel Jauhar, kemarin (10/6).

Menurut dia, persoalan kemacetan di Pelabuhan Merak merupakan persoalan multidimensi, bukan hanya kurangnya kapal yang beroperasi. Harus disesuaikan dengan keberadaan dan ketersediaan dermaga.

’’Dan yang paling penting adalah mendeteksi dini kemacetan dengan penagendakan truk dan kendaraan yang melintas, selain memberantas praktik pungli,’’ tandas Otjoe.

Otjoe menilai, mekanisme pelayaran juga harus dibenahi agar terwujud zero kemacetan. Dia menyebutkan, selain berusia tua, mekanisme tiga hari beroperasi dan tiga hari selanjutnya lego jangkar juga salah satu yang ikut menyumbang kemacetan. Syahrini Kagum, Dahlan Nyanyi Bareng Slank.

Penyanyi Syahrini kagum KMP Portlink. Dia berkali-kali melontarkan pujian ketika diajak berkeliling kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di Merak, Banten, kemarin (10/6).

’’Saya bangga BUMN punya kapal penumpang sebagus ini,’’ kata Syahrini. Selama ini, lanjutnya, belum ada kapal yang melayani Merak-Bakauheni dengan fasilitas semewah ini.

Di KMP Portlink ada fasilitas bioskop, cafe, minimarket, dan kamar tidur VIP. Semua fasilitas itu sudah dikunjungi oleh Syahrini bersama para pejabat BUMN. Di kamar yang terletak di lantai 6, Syahrini bersama beberapa asisten dan manajemennya mempersiapkan penampilan sebelum show.

Syahrini bersama grup band Slank menjadi bintang tamu pada peresmian pengoperasian KMP Portlink di Pelabuhan Merak, kemarin. Seribu lebih pegawai dan pejabat BUMN dihibur mereka.

Syahrini yakin para penumpang di penyeberangan Merak-Bakauheni akan puas dilayani oleh KMP Portlink yang mewah ini. Apalagi harga tiket kapal ini tidak berbeda dengan kapal lainnya yang tidak sebagus ini. ’’Nanti penumpang ingin naik kapal ini terus,’’ ujar Syahrini.

Mendengar komentar Syahrini, Menteri BUMN Dahlan Iskan pun menimpali. ’’Kapal ini paling cetar membahana,’’ kata Dahlan disambut gelak tawa para dirut BUMN. Cetar membahana merupakan kalimat yang dipopulerkan Syahrini di dunia hiburan.

Pada acara hiburan, Dahlan pun ikut larut menyaksikan penampilan Slank. Dahlan berkali-kali naik ke panggung bernyanyi bersama Kaka Slank. Bahkan usai turun panggung, Dahlan menyempatkan diri turun ke dek paling bawah ikut masuk ke bus Slank. Dia mengobrol santai dengan personel Slank sebelum kembali naik ke lantai atas kapal. (dri/bud/jpnn)