Dialog Terbuka Calon Kandidat Bupati-Wakil Bupati

Mencari Pemimpin Handal dan Visioner

TARUTUNG – Perantau dari berbagai daerah, terutama Jakarta, yang bergabung di Yayasan Pomparan Guru Mangaloksa (YPGM) menggagas sebuah dialog terbuka yang akan dilaksanakan Senin (24/6) di Wisma Evi Roida Jalan TD Pardede Tarutung.

Dialog akan diikuti para calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara yang berniat maju pada Pilkada Taput, Oktober 2013 mendatang.

“Atas ide dan gagasan ini, kita generasi muda di Tapanuli Utara terpanggil membantu penyelenggaraan dialog terbuka ini. Pemikiran seperti ini dari anak rantau dengan tujuan lahirnya seorang pemimpin yang teruji dan handal, ditilik dari niat, ilmu dan programnya, dinilai sangat positif, lalu kita tangkap,” sebut Ketua panitia Oppo Tua Lumbantobing didampingi Wakil Ketua Jan Piter Simorangkir, Sabtu (22/6) yang direkomendasikan menggelar acara tersebut di Bona Pasogit.

Oppo Tua menjelaskan, ide ini muncul dari beberapa anak rantau yang selama ini memberikan atensi terhadap bona pasogit, antara lain Drs Tuani Lumbantobing MSi, Komjen Pol (P) Posma Lumbantobing, Irjen Pol (P) Bigmen Lumbantobing SH, Kolonel Feliks Hutabarat, Jonggi Simorangkir SH MH dan lain-lain.

Sementara undangan telah disampaikan kepada para calon kandidat, antara lain Sanggam Hutapea, David PPH Hutabarat, Sanggam Hutagalung, Bangkit Silaban, Pinondang Simanjuntak, Burhanuddin Rajagukguk, Nikson Nababan, Ratna Ester Lumbantobing, Mauliate Simorangkir, Tiur Kalima Purba, Binur Tampubolon, Torang Lumbantobing, Marojahan Situmeang, Margan Sibarani dan Banjir Simanjuntak.

“Kita harapkan kehadiran para calon kandidat karena dialog ini merupakan bagian penting sebelum figur-figur di atas memasuki area resmi di kancah pilkada yang diatur KPU nanti,” sebutnya.

Sementara Jan Piter Simorangkir mengatakan, mekanisme dialog sepenuhnya digarap oleh perantau dari Jakarta.

Dia juga menginformasikan, dialog terbuka itu akan menghadirkan akademisi yang bertindak sebagai moderator dan panelis dari berbagai displin ilmu dan akan dipandu Hakim Tobing.

“Tentu dialog ini berada di garis tengah, tanpa ada intervensi atau semacam disain yang sengaja diarahkan terhadap salah satu calon kandidat. Semuanya akan berjalan sesuai mekanisme dialog.

Selain kandidat, audiens juga diberikan waktu bicara. Pada akhirnya audiens yang akan menilai dan untuk pembobotan acara yang lebih luas, juga akan diselengggarakan live (langsung) di salah satu radio swasta di Tarutung. Nanti warga akan ikut mendengar jalannya dialog,” terangnya. (cr-01)

Komentar