Dilaporkan Melarikan Anak di Bawah Umur Pria Ini Dijerat Kasus Cabul

[Foto: SAWAL]
Tersangka Nim.

SIMALUNGUN -  Seorang pria berinisial IRD alias Nim (55), warga Negeri Lawan, Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, dijerat kasus pencabulan anak di bawah umur. Penangkapan IRD bermula dari laporan warga atas tuduhan melarikan anak di bawah umur.

“IRD alias Nim sudah kita tahan. Dia tersangkut kasus pencabulan anak di bawah umur yang kejadiannya tiga tahun lalu,” ujar Kapolsek Serbalawan AKP Gandhi Hutagaol, kepada METRO, Rabu (20/2).

Dia mengatakan, keberadaan IRD terendus atas laporan warga yang bermukim di Afdeling V Kebun PTPN IV, Dolok Melangir. Dikatakan AKP Gandhi, IRD sudah menghilang sejak tahun 2009. IRD dilaporkan mencabuli anak di bawah umur berinisial AS (16), warga Huta III, Dolok Hataran, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Pencabulan itu dilakukan di sebuah gubuk areal perkebunan Brigestone, pada 15 Oktober 2009.
Masih kata kapolsek, IRD melarikan diri ke Sungai Padang, Kuala Tanjung, Batubara. Di sana, pelaku berkenalan dengan FH (16).

Lalu, IRD membawa FH mengambil uang di Siantar, Selasa (19/2), sekira pukul 11.00 WIB. FH dijanjikan uang sebesar Rp500 ribu. Setiba di Siantar, IRD membawa FH keliling kota dan singgah di rumah saudara IRD.

Lalu, karena sudah sore, FH pun merengek diantar pulang. IRD kemudian membawa FH kembali jalan-jalan dan makan malam. Setelah itu, FH dibawa ke perkebunan kelapa sawit areal Afdeling V, Dolok Melangir. Tiba di perkebunan milik BUMN itu, FH melarikan diri dan meminta pertolongan warga.

FH kepada METRO, mengaku tidak menduga IRD berniat jahat padanya. “Sebelum berangkat, uwak itu (Nim, red) bilang kalau pulangnya sore, dan aku akan diberi uang karena mau ngawani uwak itu, tapi aku malah dibawa entah ke mana-mana. Kami juga dua kali singgah di rumah saudara uwak itu,” aku FH, dengan logat Melayunya.

Lanjut FH, malam itu, begitu tiba di permukiman penduduk, ia langsung melaporkan perbuatan Nim kepada warga. Kemudian warga melapor ke Polsek Serbalawan. Tak berapa lama, personel tiba di tempat kejadian dan berhasil menangkap Nim. (mag-10/dro)

Komentar