Dokter Intensif USU di RSUD & Puskesmas

Jadi Pelayan Pasien dan Penyuluh Kesehatan

[Amran Pohan]
Direktur RSUD Tapsel dr Ismail Fahmi menerima bingkisan dari para dokter peserta Program Intensif Dokter Indonesia (PIDI), Selasa (21/5).

TAPSEL – Setelah mengabdikan diri pada Program Intensif Dokter Indonesia (PIDI) sejak 1 Juli 2012 hingga 31 Mei 2013 di RSUD Tapsel, Peskesmas Hanopan dan Puskesmas Huraba, 15 dokter umum lulusan FK USU stambuk 2006, secara resmi berpamitan, Selasa (21/5).

Selama menjalani pengabdian tersebut, mereka mengaku mendapat banyak pengalaman dan bimbingan, baik secara langsung maupun tidak, yang semuanya menambah motivasi dan persiapan untuk terjun di tengah masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.

“Begitu banyak masukan, ilmu dan  pengalaman berharga yang kami dapatkan. Semoga mendatangkan manfaat yang besar bagi kami untuk menerapkannya di tengah masyarakat, di manapun nantinya bertugas,” ungkap salah seorang peserta PIDI Dr Vivi Bina Angraini kepada METRO, Selasa (21/5).

Disebutkan Vivi, selain menangani pasien dan melayani masyarakat layaknya pegawai di RSUD Tapsel atau Puskesmas, mereka juga mendapatkan kesempatan melakukan kegiatan bakti sosial seperti sunatan massal, menganjurkan pola hidup sehat di tengah masyarakat, membentuk dan membina dokter kecil dan melakukan penyuluhan di sejumlah desa.

Mereka juga tak luput daru olahraga dan kegiatan sosial lain, dalam mempersiapkan sekaligus mengasah kemampuan yang dimiliki, agar lebih dekat dan mudah beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, sebelum ditempatkan di wilayah kerja tertentu.

“Program ini merupakan persiapan bagi kami sebelum bertugas di tengah masyarakat. Kami merasa mendapatkan banyak pengetahuan, terutama cara beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sementara dr Desi Puspa Andriani Siregar, salah seorang dokter pendamping bagi para pesertta, program dokter intensif tersebut mendatangkan manfaat yang banyak dan besar bagi peserta sebelum akhirnya beraktifitas di tempat kerja.

“Mereka telah memahami kondisi di tengah masyarakat, sehingga nantinya lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat,” katanya sambil menyebutkan selain dirinya, masih ada 3 dokter pendamping lain yang selalu memberi arahan, petunjuk dan bimbingan.

Mereka masing-masing, dr Duma Sari di Puskesmas Huraba, dr Elfiyanna Sari Harahap di Pukesmas Hanopan dan dr Andri Perdana Siregar Di RSUD Tapsel.

Sementara Direktur RSUD Tapsel dr Ismail Fahmi MKes mengatakan, selama mengikuti pengabdian dalam menjalani program dokter intensif di RSUD Tapsel dan Puskesmas, peserta diharapkan mampu mengambil pengetahuan dan pengalaman untuk lebih siap memberikan pelayanan maksimal di tengah masyarakat di manapun bertugas.

“Semoga adik-adik kita ini bisa menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan selama menjalani pengabdian di Tapsel,” sebutnya. (ran)

Komentar