DPD Golkar Batubara Buka Konvensi Cabup

BATUBARA – Pasca pemberhentian OK Arya Zulkarnain dari jabatan Ketua DPD Golkar Batubara, partai berlambang pohon beringin itu membuka penjaringan atau konvensi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Batubara.

Hal itu terungkap ketika pengurus DPD Golkar Batubara, menggelar rapat pleno penjaringan calon, Kamis (16/5) di sekretariat DPD Partai Golkar di Desa Sumber Padi Kecamatan Limapuluh.

Plt Ketua DPD Golkar Batubara Eka Hadi Sucipto SE melalui Plh Ketua Lokkot Batubara mengatakan, sistim penjaringan balon bupati dan wakil tetap melalui mekanisme berlaku. Di mana, penjaringan berlangsung selama seminggu hingga 25 Mei 2013.

“Semua tetap melalui mekanisme yang ada, soal dukungan dari 7 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Batubara. Itu disampaikan sebelum  OK.Arya mendaftarkan diri lewat  jalur independen.

Maka secara otomatis, dengan sendirinya tak perlu disampaikan penarikan dukungan secara tertulis, dan perihal ini tolong jangan terlalu dibesar-besarkan,” katanya.

Djelaskan Lokot, baik menyangkut perubahan Daftar Caleg Sementara (DCS), kemudian tingkat soliditas kader, sampai komitmen serta ketegasan partai, pihaknya hanya akan merevisi DCS bila ada calon yang keluar dari jalur partai.

“Sampai detik ini, seluruh kader Golkar insya Allah masih tetap solid dan dukungan terhadap Partai Golkar tetap stabil, bahkan diperkirakan akan semakin bertambah. Soal sikap partai tetap komit, dengan bukti di keluarkannya surat keputusan (SK) Plt Ketua Gokar Batubara, sekaligus disertai surat resmi pemberhentian OK Arya,” katanya.

Sementara, perihal pencalonan OK Arya lewat jalur perseorangan masih terus menuai kontroversi dan pro kontra di lingkungan partai berlambang pohon beringin itu.

Beragam anggapan, bahkan kian menyudutkan partai serta menyesalkan sikap partai yang lamban mengambil sikap atas sikap OK Arya.

Darwis alias Rambo (43), warga Kecamatan Medang Deras mengaku menyayangkan sikap Golkar atas pengingkaran yang telah dilakukan OK Arya. Sebab, harusnya OK Arya yang menjadi panutan bagis simpatisan, tetapi malah OK Arya yang melakukan penghianatan.(CK-4)

Komentar