Gedung SLB-C Santa Lucia Diresmikan

[Foto: Ist]
Gedung SLB-C Santa Lucia diresmikan.

SIANTAR – Gedung Sekolah Luar Biasa–C  (SLB-C ) Santa Lucia Virginia di Jalan Parapat KM 5 Siantar Marimbun, Sabtu (9/2) lalu diresmikan. Saat acara, siswa-siswi SLB–C menunjukan kebolehannya menari, bermain angklung, bernyanyi, dan bergembira satu sama lain.

Sebelum diresmikannya gedung, para pengajar selalu memberikan semangat kepada siswa-siswinya bahwa kelemahan dan kekurangan fisik bukan penghalang untuk berbuat dan berprestasi. Di SLB-C Santa Lucia Virginia anak anak dididik untuk mandiri dan trampil dengan kasih sayang  secara khusus.

Ketua Panitia Maringan Manik dalam sambutannya mengatakan, SLB-C Santa Lucia berdiri 17 Juli 1993 di Jalan Sudirman Nomor 48 Pematangsiantar. Seiring dengan kemajuan zaman, keberadaan gedung tidak layak lagi dipakai sebagai sekolah SLB, maka Yayasan Santa Lucia membangun gedung yang baru di Jalan Parapat dan mulai dipakai 9 Juli 2012 yang lalu.

Ketua Yayasan Santa Lucia, Sr Feronika Sinaga KSFL mengatakan, tidak jarang orang mengira anak anak yang kurang sempurna tidak berguna bahkan terkadang disingkirkan oleh masyarakat. Ada juga karena kekurangannya, mereka kadang diperlakukan tidak wajar.

”Kesadaran inilah yang mendorong kita untik mendirikan gedung ini, karena mereka juga berhak mendapat pendidikan dan pengasuhan. Mari terima dan cintailah mereka apa adanya,” ajaknya.

Rido Boy Evan Malau sebagai perwakilan dari murid dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya. Dia berterimakasih kepada Yayasan Santa Lucia Virginia yang telah mendirikan gedung baru, sehingga mereka dihargai dan berarti.

Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE diwakili Ir Adiaksa Purba MM mengatakan, mendidik dan memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, elemen elemen pemangku  kepentingan dan masyarakat.

Memperlakukan mereka tidak boleh diskriminatif karena mereka juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Pematangsiantar. Banyak upaya yang boleh dilakukan, salah satunya pengadaan sarana gedung yang layak huni serta dukungan fasilitas bagi anak anak berkebutuhan khusus.

Acara  mengambi l tema ”Yang terkecil diantara kamu sekalian dialah yang terbesar” (Lukas 9:48) serta  diawali dengan pe nyambutan rombongan walikota oleh murid murid TK Santa Lucia Jalan Sudirman Pematangsiantar dan dilanjutkan dengan pengalungan bunga serta pengguntingan pita oleh Walikota diwakili Ir Adiaksa Purba MM dan diisi dengan lelang dan hiburan.

Turut hadir diacara tersebut antara lain Leonardo Simanjuntak SH, Pastor Paroki Pastor Gundo Saragih Pr. (rel)