Gelar Perpisahan di SMPN 6 MBG, Siswa & Guru Menangis

[Foto: Ridwan Lubis]
Para siswa menyerahkan kado buat guru dan kepala sekolah.

MADINA – Isak tangis mewarnai perpisahan siswa dengan guru di SMPN 6 Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (30/4). Acara ini merupakan perpisahan antara guru dengan siswa yang sudah menyelesaikan Ujian Nasional (UN) pada Kamis pekan lalu.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk pelepasan tanggung jawab sekolah terhadap siswa dan untuk menyerahkan siswa ke orangtuanya masing-masing. Para siswa terlihat menyalami semua guru dan meminta maaf atas semua kesalahan selama tiga tahun di sekolah itu.

Hadir pada kegiatan itu Kepala SMPN 6 MBG Erwin Sipahutar SPd, Ketua komite sekolah, Perak Nas Amir, dan turut hadir mewakili perusahaan kebun sawit PT DIS dan PT Anugrah Langkat Makmur serta dihadiri ratusan orangtua/wali murid. Dan juga puluhan tenaga pendidik.

Pantauan METRO selama kegiatan, para siswa yang sudah menyelesaikan UN itu menunjukkan berbagai kreasi berupa puisi, pop song dan berbagai kreasi lainnya untuk para guru yang sudah mendidik dan mengajari mereka ilmu pengetahuan selama tiga tahun sebagai wujud terimakasih.

Bukan hanya siswa kelas tiga yang akan tamat, siswa kelas 1 dan 2 juga turut berpartisipasi memeriahkan acara perpisahan tersebut dan tak lupa beberapa kali siswa dan guru melantunkan lagu “Selamat tinggal guruku” dan “Kemesraan” yang dipopulerkan Iwan Fals.

Dipengujung acara, siswa dan guru saling salam-salaman dan mohon maaf sesama. Tak luput isak tangis baik dari siswa, begitu juga dari guru. Selain itu, para siswa juga menyerahkan kado kepada guru dan kepala sekolah.

“Saya rasa sedih hingga tak sadar saya sudah menangis. Soalnya siswa kami sudah banyak memberikan kenangan manis selama saya mengajar. Suka duka sudah kami lewati bersama, mereka sudah seperti anak kandung kami, bukan hanya sekedar anak didik saja. Semoga nantinya mereka lulus saat pengumuman hasil UN,” ucap salah seorang guru bermarga Nasution kepada METRO.

Salah seorang wali murid, Armen Rangkuti menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak sekolah khusus kepada tenaga pendidik yang sudah memberikan pelajaran ilmu pengetahuan dan pembinaan karakter yang baik.

“Kami dari orangtua siswa mengucapkan terimakasih banyak kepada kepala sekolah dan semua guru yang yang telah sabar mengajari dan mendidik anak-anak kami. Tak ada yang pantas kami berikan hanya doa yang bisa kami panjatkan,” ucapnya. (wan)

Komentar