Hari Ini Pleno KPU Simalungun

Berkas Bacaleg Gerindra Belum Temukan Titik Terang

SIMALUNGUN – Ketua KPU Simalungun Nurdin Sinaga mengungkapkan, hingga saat Selasa (11/6) belum ada keputusan KPU Simalungun terkait pergantian bacaleg Gerindra yang diduga dilakukan pada 28 Mei lalu. Seharusnya, sesuai surat edaran KPU, batas penyerahan berkas bacaleg tanggal 22 Mei.

Nurdin Sinaga mengatakan, masalah daftar bacaleg akan dibahas dalam rapat pleno KPU Simalungun, hari ini (Rabu, red) di kantor KPU Simalungun Jalan Asahan. Hasil pleno akan diumumkan pada Kamis (13/6).

“Setelah pengumuman nantinya, akan diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan informasi terkait kelayakan berkas bacaleg. Untuk saat ini, kita belum bisa mengambil keputusan. Apakah tetap menggunakan berkas bacaleg lama atau berkas yang diganti.

Kita tunggu saja hari ini, di pleno KPU Simalungun,” jelas Nurdin Sinaga. Wakil Ketua OKK Partai Gerindra DPC Simalungun Rajab S saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, permasalahan bacaleg Gerindra Simalungun jika tidak segera diselesaikan, akan menimbulkan benturan baik di internal dan eksternal.

“Kita berharap akan ada penyelesaian dari Ketua DPC Gerindra Simalungun. Hal ini sebelumnya sudah dilaporkan ke Panwas Simalungun. Namun belum juga ada penyelesaian, sehingga masalah ini berlarut,” ujarnya.

Rajab menambahkan, dalam rapat pleno KPU hari ini, DCS bacaleg akan diketahui. “Saya siap sebenarnya dikonfrontir untuk penyelesaian masalah ini. Namun tidak ada juga pemanggilan untuk menyelesaikan. Kita tunggu saja hasil pleno KPU Simalungun” ujarnya.

Rajab menambahkan, jangan karena tindakan satu atau dua orang, nama partai tercoreng. Dia berpendapat, belum bisa mengatakan siapa-siapa saja yang merobah nama bacaleg. Itu sebabnya, mereka akan menunggu keputusan KPU Simalungun.

Sementara itu, ketika coba dikonfirmasi, Ketua DPC Gerindra Simalungun Pardi Purba tidak mengangkat teleponnya dan juga tidak membalas SMS. Saat coba ditemui di kantor DPC Gerindra Simlaungun Jalan Asahan, Pardi Purba tidak berada di sana dan kantornya tertutup.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Simalungun Pardi Purba mengatakan, tidak benar pihaknya melakukan penggantian berkas bacaleg tanggal 28 Mei lalu.

“Tidak benar. Ada apa sebenarnya di KPU Simalungun? Kalau memang peraturan sudah menekankan jadwal penyerahan berkas bacaleg paling lama 22 Mei, kenapa pula dibenarkan mengambil berkas tanggal 28 Mei,” kata Pardi Purba.

Devisi Hukum dan Humas KPU Simalungun Ramadin Turnip mengatakan, hingga Jumat (31/5) Partai Gerindra belum mengembalikan berkas ke KPU. Sehingga, bila berkas bacaleg khususnya dari Dapem 4 belum diserahkan, maka bacaleg Gerindra Dapem 4, terancam dicoret.

“Kalau tidak diserahkan lagi berkas yang pertama, maka terpaksa KPU akan mengambil tindakan. Sebab masa verifikasi telah selesai pada 29 Mei lalu. Dan berkas tersebut milik bacaleg dapem 4 Partai Gerindra, sudah diverifikasi, yakni berkas yang resmi. (mag-05)