Ibu Ini Dipolisikan karena Telantarkan Anak

Ilustrasi-pelecehan-anak
Ilustrasi

MetroSiantar.com-Windi Sartika (24), seorang ibu rumah tangga (IRT) dilaporkan ke Polres Simalungun dengan tuduhan penelantaran anak, dan melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kepada Metro Siantar, Senin (20/3), Rusdi dari Lembaga Bantuan Jasa Hukum (LBJH) selaku kuasa hukum Imam Abdurrahman Nugroho (24), suami Windi menjelaskan, pengaduan mereka sudah diterima secara resmi oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Simalungun pada 20 Februari 2017, dengan Nomor LP/33/II/2017/SU/SIMAL.

Diceritakan Rusdi, Windi meninggalkan suami dan putri mereka bernama Ardila Winata Nugroho yang baru berusia 3 bulan, sejak 8 Desember 2016. Windi yang diketahui tinggal di Jalan Berdikari, Kelurahan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, pergi lantaran keharmonisan rumah tangga yang mereka jalin bersama suaminya sejak 2 Februari 2016, sudah tidak ada lagi.

“Dia (Windi) meninggalkan anak dan suaminya karena masalah rumah tangga,” jelas Rusdi.

Sejak pergi meninggalkan Imam dan Ardila, Windi tak sekalipun kembali ke kediaman mereka di Huta V Karang Asem, Nagori Parlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. ”Dia nggak pernah datang sekali pun. Malahan dia melapor ke Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) Batu Bara supaya putrinya itu dikasih ke dia,” ungkapnya.

Rusdi menerangkan, pihaknya sudah pernah melakukan pendekatan melalui kepala desa setempat kepada Windi. Sayangnya, Windi tetap tidak mau kembali. “Memang bandal orangnya ini. Tega dia meninggalkan putrinya yang masih berusia 3 bulan, masih butuh ASI dan masih butuh kasih sayang,” ujarnya.

Terkait proses hukum kasus tersebut, Rusdi menuturkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membawa saksi-saksi untuk memberikan keterangan kepada penyidik unit PPA Polres Simalungun. “Dalam minggu ini, kita akan membawa saksi-saksi ke Polres Simalungun,” terangnya. (fes)