Diduga Maling Lembu, Ramlan Saragih Diamuk Massa

Ramlan Saragih, terduga maling lembu saat dirawat di Ruang ICU RSUD Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.
Adi/Metro Siantar.com
Ramlan Saragih, terduga maling lembu saat dirawat di Ruang ICU RSUD Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

MetroSiantar.com,SIMALUNGUN- Ramlan Saragih (51), terduga pencuri lembu milik Eko Setiawan (41) di Huta III Nagori Kahean, Dolok Batu Nanggar, nyaris tewas dipermak massa. Pria warga Huta I Nagori Silau Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, ini dipergoki saat sedang menggiring ternak yang diduga dicurinya, Senin (16/4) sekira pukul 01.00 WIB.

Informasi dihimpun, peristiwa main hakim sendiri itu diketahui personel Polsek Serbalawan setelah mendapat laporan masyarakat sekitar. Selanjutnya polisi langsung merapat ke lokasi kejadian dan mendapati Ramlan dalam kondisi terluka parah usai dipermak warga.

Karena khawatir dengan kondisinya, polisi kemudian melarikan Ramlan ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara petugas lain melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan warga yang ada di lokasi.

Peristiwa itu bermula, Minggu (15/4) sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu salah seorang warga bernama Rasmi terbangun dari tidurnya dan hendak membuang air ke kamar mandi. Ketika hendak masuk kamar mandi, ia mendengar suara yang mencurigakan dari luar rumah. Karena penasaran, ia lantas keluar rumah. Saat itu ia melihat dua orang tak dikenal sedang menuntun dan menarik seekor lembu.

Kontan saja Rasmi berteriak maling. Tak lama kemudian, warga langsung berkumpul dan mengejar orang-orang yang diduga sebagai pencuri lembu. Setelah melakukan pengejaran, salah seorang terduga pelaku, yakni Ramlan Saragih berhasil ditangkap. Oleh warga yang emosi, Ramlan kemudian dipukuli hingga babak belur. Beruntung saat itu ada warga yang menghentikan aksi massa itu, walau kondisi Ramlan sudah remuk redam.

Lembu yang mau dicuri

Lembu yang mau dicuri

Selanjutnya Kapolsek Serbalawan AKP Ilham Harahap didampingi Kanit Reskrim Ipda Iwan Hermawan dan jajarannya, mengimbau warga agar tak main hakim sendiri. Menurutnya, kalau memang ada warga yang diduga pencuri, ia meminta kepada warga agar menyerahkannya kepada polisi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hingga kemarin sore sekira pukul 17.00 WIB, personel Polsek Serbalawan diinformasikan sudah berhasil mengamankan rekan Ramlan bernama Epi Haryanto (35) warga Huta II Nagori Silau Bayu Kecamatan Gunung Maligas. Epi diamankan saat sedang tertidur di rumah milik saudaranya di kampung yang sama dengan tempat tinggalnya.

Kapolsek AKP Ilham Harahap didampingi Kanit Reskrim yang dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini penyidik masih memeriksa para saksi yang melihat kejadian amuk massa tersebut. Sementara itu Ramlan masih dirawat di ruang ICU RSUD Dr Djasamen Saragih. (adi/hez)