Terdakwa Pemerkosa Siswi SMA, Tiga Pelaku Dewasa Diancam 7,5 Tahun per Orang

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroSiantar.com, SIANTAR – Tiga terdakwa dewasa yang tersangkut dalam kasus pemerkosaan SR (16), siswi salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) Negeri di Kota Siantar, dituntut masing-masing dengan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan (282 bulan).

Persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pematangsiantar ini berlangsung, Kamis (18/5). Ketiga terdakwa yakni Roy Immanuel Situmorang (20), Josua Pandapotan Simanjuntak (20) dan Alfred Priono Pasaribu (19), hadir didampingi penasehat hukum mereka, Baharuddin SH.

Di ruang sidang, hadir pula M Flora Rajagukguk SH dan Henny Simandalahi SH sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU), kemudian Fitra Dewi Nasution SH sebagai hakim ketua, didampingi M Nuzuli SH dan Fhytta Sipayung SH sebagai hakim anggota. Ditemui usai persidangan, Henny menyatakan, ketiga terdakwa terbukti melanggar pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Selain pidana denda, sambung Henny, ketiga terdakwa dikenakan pidana denda masing-masing senilai Rp100 juta. “Apabila denda tidak dibayar, diganti dengan 4 bulan kurungan,” ungkapnya. Masih di lokasi yang sama, Baharuddin menuturkan, atas tuntutan JPU, pihaknya mengajukan nota pembelaan atau pledoi secara tertulis. “Jadi kita masih mengajukan pembelaan,” ujarnya.

Atas permintaan itu, persidangan pun akan kembali dilanjutkan pekan depan, dengan agenda nota pembelaan. Sementara, dua pelaku yang masih di bawah umur yakni AJPS (16) dan DFS (17) sudah terlebih dahulu menjalani persidangan. Keduanya dituntut dengan pidana penjara masing-masing selama 5 tahun.

Dalam surat tuntutannya kepada kedua terdakawa di bawah umur, Henny menyatakan, keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Selain itu, Henny juga menjerat keduanya dengan pidana denda senilai Rp100 juta. Apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.
Untuk diketahui, aksi pemerkosaan terhadap SR berlangsung, Minggu (25/12/2016) dini hari, di Komplek SMP Negeri 7 Pematangsiantar.

Ada delapan pelaku yang melakukan aksi itu. Lima pelaku sudah diamankan, sementara tiga lainnya masih buron. Atas tindak pidana ini, kelima pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana subsider pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 KUHPidana, atau kedua pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 KUHPidana.

Sesuai pasal tersebut, ancaman hukuman kepada kelima pelaku yakni Roy Immanuel Situmorang, Josua Pandapotan Simanjuntak, Alfred Priono Pasaribu, AJPS dan DFS, maksimal 15 tahun pidana penjara.(fes)