Masa Orang Itu Dua, Saya Sendirian Sama Putusannya

Suami Istri ketika keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri Simalungun.
RomanisSipayung/MetroSiantar
Suami Istri ketika keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri Simalungun.

MetroSiantar.com-Majelis hakim di Pengadilan Negeri Simalungun menjatuhkan vonis terhadap pasangan suami istri (Pasutri), terdakwa kasus penganiayaan. Pasutri ini yakni Bungalina Damanik (36) warga Huta Pakalan Buttu, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, dan suaminya Sahtua  Tampubolon. Keduanya divonis selama 4 bulan penjara. Sementara, dalam berkas terpisah, saksi Rotua boru Purba (52) warga yang sama, juga divonis selama 4 bulan penjara.

Dalam persidangan ini, majelis hakim diketuai Melinda Aritonang didampingi dua hakim anggota yakni Justiar Ronal, dan Rozianti menyatakan, bahwa terdakwa melanggar pasal 351 ayat (1) KUHPidana junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sebelum memberikan putusan, majelis hakim membacakan hal memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan korban trauma, dan hal meringankan terdakwa bersikap sopan di pengadilan.

Putusan ini lebih ringan satu bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) David L Sipayung. Pasutri tersebut menerima putusan majelis hakim, sementara Rotua boru Purba tidak terima vonis itu, dan akan mengajukan banding. “Masa orang itu dua, saya sendirian sama putusannya,” terangnya ketika usai sidang.

Sebelumnya terungkap, kasus penganiayaan yang dilakukan pasutri ini terjadi, Jumat 22 Januari 2016 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Huta Pokkalan Buttu, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik.(ros/ahu/ms)