Divonis 7 Tahun Penjara, Dua Terdakwa Pencurian Kecewa

Kedua terdakwa pencuraian, bersama penadah saat berada di Pengadilan Negeri Simalungun.
RomanisSipayung/MetroSiantar
Kedua terdakwa pencuraian, bersama penadah saat berada di Pengadilan Negeri Simalungun.

MetroSiantar.com-Terdakwa kasus pencurian yakni Umar Siregar (33) warga Huta III Serapuh, dan Rico Ardiansah Ritonga (25) warga Kecamatan Bandar, divonis majelis hakim masing masing 7 tahun penjara, dengan dijerat melanggar pasal 363 (2) KUHAPidana. Sedangkan penadah hasil curian, Martopo (44) divonis penjara selama 3,5 tahun, dan dijerat pasal 480 KUHPidana.

Majelis hakim dipimpin Rozianti, didampingi dua hakim anggota yakni Justiar Ronal, dan Melinda Aritonang sependapat dengan tuntutan Jaksa  Penuntut Umum (JPU) Ria Tambunan, selama 7 tahun penjara untuk kedua terdakwa pencuri.

Sebelum membacakan putusannya, majelis hakim menyatakan hal memberatkan dan meringankan terdakwa. Hal mememberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan warga, sedangkan meringankan terdakwa bersikap sopan di pengadilan.

Usai mendengar putusan ini, kedua terdakwa dan penadah tampak terlihat emosi dan keluar dari ruang persidangan. “Ngapain kian kami berdamai di kantor polisi, bahkan kami saja menyerahkan diri bukan ditangkap, hingga akhirnya begini lae hukuman tetap 7 tahun penjara. Dimana pertimbangan dari pada majelis hakim tersebut,” ungkap kedua terdakwa ini.

“Aku dulunya mencuri akibat kesal terhadap saksi ini, aku dipekerjakan tak digaji hingga mencuri, bisa-bisa Siturnip ini menyogok agar hukuman kami tinggi,” terang Umar Siregar seraya menambahkan, saat di kantor polisi kedua terdakwa melihat saksi korban membagi-bagi uang kepada polisi.(ros/ahu/ms)