Usai Sidang Anak Pemilik Kafe Ancam Wartawan! Awas Kau Ya…

Andrinal Dominikus Sianturi alias Rinal ketika menjalani persidangan
GideonAritonang/MetroSiantar
Andrinal Dominikus Sianturi alias Rinal ketika menjalani persidangan

MetroSiantar.com-Sikap tak terpuji diperlihatkan terdakwa Andrinal Dominikus Sianturi alias Rinal (23), ketika keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, Selasa (14/11). Terdakwa yang diketahui anak pemilik salah satu kafe di Jalan Saribudolok, Kecamatan Siantar Marimbun, ini mengancam salah seorang wartawan ketika mengambil foto dirinya.

“Jangan poto-poto. Awas kau ya jumpa ku kalau di luar,” ancamnya sambil menunjuk wartawan. Padahal saat di persidangan yang beragendakan pembacaan tuntutan, terdakwa senyum-senyum setelah dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahma Sinaga.

Dalam amar tuntutannya, anak tunggal pemilik kafe ini terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, dengan pidana penjara selama 3 tahun dukurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara,” kata Rahma Sinaga.

“Hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas predaran narkotika. Sedangkan,hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan mengakui perbuatanya,” kata jaksa ini lagi.

Setelah mendengar tuntutan jaksa, hakim yang diketuai Lodewiyk Simanjuntak menunda persidangan. Sidang dilajutkan minggu depan dengan agenda nota pembelaan.

Sesuai dakwaan JPU, Rabu (2/8/2017) sekira pukul 15.30 WIB, terdakwa pulang ke rumahnya di Jalan Saribudolok. Dan setibanya di rumah terdakwa sudah ada saksi From dan saksi Ihsan yang merupakan anggota Sat Narkoba Polres Pematangsiantar, yang sebelumnya mendapat informasi bahwa terdakwa sering memakai narkoba di rumah tersebut.

Karena melihat para saksi tersebut, terdakwa langsung berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara melemparkan satu paket narkotika jenis sabu ke dalam kamar,. Namun, aksi terdakwa diketahui para saksi, dan langsung menggeledah kamar tempat terdakwa membuang sabu, dan menemukan satu paket narkotika jenis sabu di atas lantai kamar.

Tak hanya itu, dari badan terdakwa yang ketika digeledah ditemukan dari selipan pinggang celana yang dipakainya berupa sebuah pipa kaca, sebuah kompeng karet, sebuah tutup botol, dan sebuah jarum suntik. Terdakwa mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya, dan oleh karena terdakwa tidak memiliki izin atas sabu tersebut, maka terdakwa dan barang bukti dibawa ke Polres Siantar. (cr-05/ahu/ms)