Telkomsel Network Drive Test 2017, 4G Telkomsel Siap Layani Pelanggan di Jalur dan Titik Keramaian

Management Telkomsel bersama awak media, berfoto bersama seusai kegiatan uji jaringan Telkomsel 2017 dari jalur Surabaya – Malang, Rabu (17/5). Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadhan dan Lebaran 2017 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan trafik komunikasi yang cukup signifikan, terutama pada layanan data.
Management Telkomsel bersama awak media, berfoto bersama seusai kegiatan uji jaringan Telkomsel 2017 dari jalur Surabaya – Malang, Rabu (17/5). Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadhan dan Lebaran 2017 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan trafik komunikasi yang cukup signifikan, terutama pada layanan data.

MetroSiantar.com, MALANG – Untuk memastikan kesiapan jaringannya melayani pelanggan di masa Ramadhan dan Lebaran 1438 H, Telkomsel melakukan agenda tahunan ‘Network Drive Test’ atau uji coba jaringan bersama media. Jalur Network Drive Test 2017 dimulai dari Bandar Udara Juanda Surabaya dan berakhir di Malang, dimana kali ini Telkomsel mendemonstrasikan teknologi seamless 4G LTE network yang akan mendukung primanya layanan 4G Telkomsel untuk dapat dinikmati pelanggan di perjalanan.

Direktur Network Telkomsel, Bob Apriawan mengatakan, “Kenyamanan pelanggan untuk dapat berkomunikasi dimana pun mereka berada selalu menjadi prioritas Telkomsel. Uji coba jaringan menyambut Ramadhan dan Lebaran kali ini kami lakukan secara nasional untuk memastikan agar seluruh layanan yang diberikan, khususnya layanan data, berjalan dengan lancar dan memiliki kualitas yang baik.”

Bob menambahkan bahwa saat ini kebutuhan pelanggan untuk dapat terus Internetan dimananpun mereka berada sangat tinggi. Aktivitas di platform digital sudah menjadi keseharian masyarakat, dan untuk itu, Telkomsel menaruh perhatian khusus terhadap kualitas layanan data yang diberikan kepada pelanggannya. Hal ini diharapkan akan mendukung berbagai aktivitas digital pelanggan selama melakukan perjalanan, diantaranya browsing untuk mencari informasi, social media, dan streaming berbagai konten video.

Selain jalur Surabaya – Malang, Network Drive Test tahun ini juga dilakukan di jalur mudik dan jalur arus balik meliputi jalur kereta api Jawa lintas Utara dan Selatan, Jalur Lintas Jawa (main road) dari Pelabuhan Merak – Banten hingga Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi yang melalui Jalur Utara, Jalur Selatan dan Jalur Tol. Selain itu uji coba juga dilakukan di Jalur Lintas Sumatera (main road) dari Bakauheni hingga Banda Aceh menempuh Jalur Lintas Barat, Jalur Lintas Tengah dan Jalur Lintas Timur. Terdapat tujuh kota yang menjadi fokus penguatan jaringan mengingat tempat ini merupakan tujuan kedatangan pemudik selama masa lebaran, yaitu Medan, Padang, Lampung, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makasar. Sedangkan untuk kota keberangkatan, Jakarta, Balikpapan dan Batam merupakan lokasi yang dipilih.

“Secara total kami menempuh jarak sejauh kurang lebih 11.000 km di uji jaringan tahun ini. Di sisi lain dengan telah beroperasinya layanan 4G LTE Telkomsel di hampir 500 ibukota kabupaten dengan sebaran lebih dari 11.000 BTS 4G, kami harap hal ini akan semakin menambah kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi di momen spesial Ramadhan dan Lebaran”, papar Bob.

Telkomsel memprediksi akan terjadi lonjakan trafik komunikasi pada layanan data di daerah jalur mudik dan tujuan wisata jika dibandingkan dengan trafik di hari biasa. Lonjakan trafik pada layanan data berkisar antara 20% sampai dengan 25% menembus 5809 Tera Byte. Sementara layanan suara diprediksi mengalami penurunan berkisar antara -3% sampai dengan -6% mencapai 1.37 milliar menit, dan SMS berkisar antara -1% sampai dengan -3% mencapai 720 juta SMS.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan optimalisasi jaringan, seperti menjaga ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan. Di sepanjang jalur utama mudik di Pulau Jawa dan Sumatera telah disediakan kelonggaran sebesar 35% – 60%, seperti Jawa Barat sebesar 38%, Jawa Tengah sebesar 48%, dan Jawa Timur sebesar 57% dan Sumatera Selatan sebesar 58%.