Izin Operasional Terbit SMTK Yasuka Syukuran

FOTO BERSAMA – Siswa dan guru serta pengurus Yayasan Suluh Kasih Sekolah Menengah Teologi Kristen foto bersama usai syukuran, Sabtu (8/6).

BARUS – Yayasan Suluh Kasih-Sekolah Menengah Teologi Kristen (Yasuka-SMTK) menggelar syukuran atas penerbitan izin operasional sekolah tersebut dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.

Acara itu diawali dengan ibadah digelar di Gedung SMPN 2 Barus, Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Tapteng, Sabtu (8/6).

Pdt Wesly Sianturi STh dalam khotbah singkatnya mengatakan, tidak lebih penting anak-anak dididik supaya pintar, tapi yang lebih penting anak-anak itu dididik supaya beriman dan berahklak yang baik.

Ketua Yayasan Yasuka yang juga Kepala SMTK Mora Ujuan Malau mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keluarnya izin operasional SMTK ini sesuai dengan SK Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI No.DJ.III/KEP/HK.005/183/2013, tanggal 08 Mei 2013.

“Pada kesempatan ini, saya atas nama yayasan patut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sekolah ini berdiri, karena keluarnya izin penyelenggaraan sekolah ini adalah buah doa semua pihak.

Saya berharap agar kasih dan kepedulian semua pihak baik dalam kritik maupun saran sangat diharapkan sehingga sekolah ini dapat lebih berkembang.” ucap Mora.

Dia menambahkan, sekolah ini berdiri pada bulan Juli 2012 lalu dan telah menerima siswa/i baru pada tahun ajaran 2012/2013.

Saat ini, siswanya sebanyak 42 orang yang dibagi menjadi dua ruangan belajar. Menurutnya, penerbitan izin operasional memang sebuah mizizat, karena hanya bermodalkan doa semua.

“Atas penerbitan izin operasinal ini, sekolah ini akan cepat berkembang sehingga diharapkan dapat menjadi sekolah Kristen yang besar di seluruh wilayah Tapanuli dan Nias ini,” tambahnya.

Ketua Komite Sekolah Pagani Simatupang mengatakan, SMTK ini sering diisukan oleh oknum-oknum tertentu bahwa sekolah ini tidak jelas keberadaannya karena belum memiliki izin operasional.

“Dalam acara ini, semua telah terjawab, itu tidaklah benar. Kementerian Agama RI telah menerbitkan izin pendirian sekolah ini.

Oleh karena itu, saya atas nama orang tua siswa mengajak kepada seluruh orang tua siswa dan masyarakat agar jangan takut menyekolahkan anak-anaknya karena sekolah ini sudah memiliki izin resmi dari pemerintah. Berarti siswa/i SMTK sudah sama statusnya bersekolah di tempat lain baik itu negeri maupun swasata,” tuturnya.

Joston Lubis mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada ketua yayasan SMTK yang telah bersusah payah dan bekerja keras untuk memperjuangkan proses keluarnya izin operasional sekolah ini.

Acara syukuran tersebut berlangsung sederhana tapi khidmat dan dihadiri orangtua siswa SMTK, tokoh masyarakat Bijaksana Simanjuntak, tokoh pendidikan Joston Lubis, guru-guru dan staf SMTK, siswa/i serta undangan lainnya. (MAS)

Komentar