Jadi Caleg dari Partai Lain Anggota DPRD Wajib Mundur

SIDIMPUAN – Pada pemilu 2014 mendatang, anggota DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota yang partainya tidak lolos menjadi peserta pemilu, tapi ingin menjadi caleg  dari partai lain, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari partai sebelumnya.

Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangsidimpuan (Psp) Mudzakkir Khotib Siregar, kepada METRO, Senin (18/3). Dijelaskannya, berdasarkan UU Nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik, satu orang tidak boleh memiliki status keanggotaan lebih dari satu partai. Bagi yang berpindah partai, maka harus mundur dulu dari partai sebelumnya.

Bukan hanya kader yang hanya berpindah partai, anggota dewan yang aktif pun juga demikian. Jika ingin maju melalui partai lain, maka yang bersangkutan harus mundur.

“Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 tentang pencalonan anggota DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/kota, anggota dewan aktif yang mencaleg dari parpol lain, harus menyertakan surat pengunduran dirinya dari partai asal,” terangnya.

Anggota DPRD dari partai politik yang bukan peserta Pemilu 2014, harus mundur terlebih dahulu dari jabatannya, jika ingin mencalonkan diri kembali sebagai wakil rakyat.

“Kalau tidak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPRD, maka tidak berhak maju menjadi Caleg pada Pemilu 2014. Artinya mereka harus mengundurkan diri dulu dari keanggotaaan parpol yang diikuti selama ini. Nah, kemudian diikuti pemberhentian dari keanggotaan di lembaga rakyat  (DPRD) sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Menurut jadwal, pada 9-22 April 2013 adalah waktu penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. Artinya untuk Kota Psp, akan banyak anggota dewan asal partai yang tidak masuk peserta pemilu 2014 yang harus  mundur dari jabatan sebagai anggota DPRD, jika masih ingin maju menggunakan partai politik lain yang masuk dalam 11 partai peserta Pemilu 2014.

“Untuk mendaftar sebagai caleg, ya harus mundur dari keanggotaan parpol lama dan mendaftar sebagai anggota parpol baru yang jadi peserta pemilu, karena itu merupakan salah satu untuk memenuhi persyaratan,” terangnya lagi.

Berdasarkan keputusan KPU Pusat, sebanyak 11 partai lolos verifikasi menjadi peserta Pemilu Legislatif 2014. Partai tersebut adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Gololongan Karya (Golkar), Hati Nurani Rakyak (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB).(phn)