Jalinsum Tarutung – Sibolga Amblas

[Foto: Bernad Lumban Gaol]
AMBLAS: Ruas Jalinsum Tarutung-Sibolga di Ugan, Desa Parbubu Dolok, Tarutung yang amblas.

TARUTUNG – Sejumlah titik ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Tarutung-Sibolga tepatnya di kawasan pemandian air panas Ugan, amblas. Akibatnya, tanah di sisi jalan berbetuk gua dan mengancam keselamatan pengendara.

Pantauan METRO, Jumat (26/4), sedikitnya tiga titik badan jalan ambruk dan amblas saling berdekatan di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung hingga ke Ugan. Lubang berbentuk gua dengan kedalaman sekitar 50 meter dan panjang rata rata antara 15 meter pun menjadi “penunggu” korban.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, warga desa setempat memasang sejumlah karung berisi pasir di sisi jalan yang longsor. Demikian juga dengan garis polisi. Melihat kondisi seperti itu, dapat dipastikan jalan itu akan semakin hancur dalam waktu dekat jika tidak segera diperbaiki.

Dari keterangan warga, kerusakan badan jalan itu mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat lapisan tanah tergerus air hujan. “Ada tiga titik ruas jalan itu yang perlu segera ditangani. Karena kondisinya memang cukup parah. Bahkan sudah banyak terjadi longsor-longsor kecil yang mulai mengikis badan jalan ataupun dinding penahan jalan,” kata Hendra S (31) salah seorang warga setempat.

Atas kondisi kerusakan jalan itu, Hendra berharap, pemerintah dapat segera memperbaikinya demi menghindari kerusakan yang semakin parah dan kemungkinan timbulnya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.

“Kita harapkan pemerintah segera turun tangan mengambil langkah perbaikan untuk menghindari jatuh korban,” sebutnya. Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten (PUK) Taput Ir Anggiat Rajagukguk, saat dihubungi melalui telepon mengatakan, ruas jalan itu merupakan jalan Negara yang ditangani pemerintah pusat.

Sehingga, kata dia, perbaikannya harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Namun demikian, kata Anggiat, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut.

“Kita sudah melaporkan kondisi tersebut agar dilakukan perbaikan. Karena jalinsum itu merupakan jalur utama penghubung antar provinsi,” ucapnya. (cr-01/hsl)

Komentar