Karyawan PT Delta Internusa Diberi Pilihan Pilih Bekerja atau Resign?

SIANTAR - Pasca aksi mogok sekitar dua jam pada Senin (29/10) lalu, karyawan PT Delta Internusa yang mendistribusikan rokok Clas Mild terkesan takut. Karyawan yang sempat melakukan aksi tersebut akhirnya memilih mematuhi kebijakan perusahaan. Namun sebagian dari mereka memilih mengundurkan diri.

Suasana di kantor PT Delta Internusa pada Rabu (31/10) pukul 08.00 WIB, terlihat normal seperti biasa. Puluhan sepedamotor dan mobil kanvas milik perusahaan bergerak dari kantor tersebut di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Siantar Barat.

Menurut salah seorang karyawan, Kirman, yang dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (31/10) menyebutkan, sesuai agenda sebelumnya, pertemuan tetap dilakukan dan dihadiri karyawan dan perwakilan perusahaan. Hasil pertemuan, karyawan diberikan dua pilihan, bisa mengundurkan diri dan diberikan pesangon dengan nilai masa kerja dikalikan gaji per bulan. Jika gaji yang bersangkutan Rp2 juta dan memiliki masa kerja delapan tahun, maka karyawan ini akan mendapat pesangon Rp16 juta. Dan ditambah lagi 15 persen dari nilai pesangon tersebut.

Alternatif kedua, karyawan tetap bekerja, dipindahkan dari PT Delta Internusa menjadi karyawan di PT NNA. Dengan syarat, menandatangi kontrak baru, di mana masa kerja karyawan ini dianggap nol lagi dan sebagai karyawan baru di perusahaan tersebut.”Karyawan sudah bekerja normal kembali, dari puluhan karyawan yang protes kemarin, hanya dua atau tiga orang saja yang tetap bertahan. Sebagian besar memilih ikut pada perusahaan baru itu. Kalau saya memilih mengundurkan diri dan menerima pesangon satu kali ditambah 15 persen pesangon dari perusahaan,” jelasnya.

Dia mengatakan, sudah  delapan tahun menjadi sales di perusahaan tersebut dan berstatus karyawan. Dia berharap, apa yang dijanjikan perusahaan terkait pesangon ini, bisa direalisasikan. Dia juga enggan mengomentari kawan-kawannya yang memilih tetap bekerja di PT NNA.

“Enggak nyambung lagi tuntutan kami itu, saya memilih mengundurkan diri. Mungkin ada dua atau tiga orang dari kami yang memilih mundur,” ujarnya. Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Depo Clas Mild Pematangsiantar Hariatmoko Sembiring melalui Supervisor Keuangan Heru, yang ditemui di halaman kantor usai mogok karyawan menyebutkan, karyawan dan pekerja yang belum keluar hingga pukul 10.00 WIB ini bukanlah mogok. Akan tetapi mereka sedang mendapat materi briefing yang agak lama.

“Sebenarnya tidak mogok, tapi dikasih materi briefing agak lama. Kalau hari Senin memang biasa agak lama, tergantung materi yang diberikan. Kalau polisi yang sempat datang tadi, hanya untuk menghindari hal-hal yang bersifat anarkis saja,” jelasnya.

Dia juga membenarkan adanya rencana pergantian perusahaan distributor dari  PT Delta Internusa ke PT NNA. Hanya saja terkait pesangon, dia menyebutkan, hal ini telah dibicarakan pada Sabtu lalu. Namun saat itu ada beberapa karyawan yang belum hadir sehingga belum mengetahui informasi mengenai pesangon ini. Pembicaraan mengenai masalah ini juga telah diagendakan pada Rabu. (ral)

Komentar