Karyawan PT Siringo-ringo Mogok Kerja Tuntut Basis Borong Diturunkan

[Foto: Aniko Rambe]
MOGOK – Karyawan perkebunan sawit PT Siringo-ringo mogok kerja menuntut perusahaan menurunkan basis borong panen harian, Selasa (22/1).

RANTAU – Puluhan karyawan perkebunan kelapa sawit PT Siringo-ringo yang berkantor di Jalan Siringo-ringo, Rantauprapat melakukan aksi mogok kerja, Selasa (22/1). Mogok kerja ini untuk mendesak tuntutan karyawan, atas penurunan basis borong (target panen) harian perusahaan dari 1.150 kilogram per hari menjadi 800 kilogram per hari.

Amiruddin (42), salah seorang karyawan PT Siringo-ringo kepada wartawan mengatakan, mereka sudah tidak sanggup lagi memenuhi target yang ditetapkan oleh perusahaan. Alasannya, usia tanaman sawit yang mereka panen sudah berumur tua dan tidak lagi produktif hasil buahnya.

“Kami sudah tidak sanggup memenuhi target perusahaan. Sejak tahun 2008 tanaman tak pernah dipupuk, jadi buahnya pun sudah berkurang. Sedangkan target panen bagi kami cukup tinggi,” kata Amir.

Menurut Amir, target panen basis borong yang diterapkan perusahaan sungguh memberatkan bagi karyawan pemanen. Sehingga hal tersebut sangat berdampak kepada rendahnya pendapatan upah yang mereka terima setiap bulannya.

“Kalau tak dapat target, gaji kita dipotong. Sementara target itu tak mungkin dapat kita penuhi, karena kondisi tanaman sudah tua dan tak pernah dipupuk. Hasil panennya merosot jauh,” terang Amir.

Tanaman sawit itu sendiri, jelas Amir, ditanam sekitar tahun 1988 lalu, sehingga usia tanamana sawit itu kini sudah  hampir berusia sekitar 25 tahun. Dengan usia seperti itu sudah selayaknya dilakukan penanaman kembali (replanting) dengan tanaman sawit yang baru. Namun nyatanya perusahaan masih membiarkan tanaman yang sudah tua.

Maka itu, para karyawan yang mogok panen mengancam, akan terus melakukan aksinya hingga tuntutan mereka dapat dipenuhi oleh manajemen prusahaan PT Siringo-ringo. Humas PT Siringo-ringo Tong Hua alias TH ketika dikonfirmasi terkait keluhan puluhan karyawan yang mogok kerja tersebut mengatakan, dirinya belum dapat memberi keterangan karena dia sedang berada di Penang, Malaysia.

“Saya sedang berobat di Penang, Malaysia. Nanti saja setelah saya pulang ya,”ujarnya singkat. (CR-01)

Komentar