Keluarga Besar Bupati Sembelih 10 Ekor Lembu

Hari Raya Idul Adha 1433 H 

(FOTO: Hardono)
Chandara Susiwa didampingi Camat Silou Kahean Belman Saragih menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Masjid Al Mujahirin, Nagoritani, Silou Kahean, Jumat (26/10).

SIMALUNGUN - Pada hari Raya Idul Adha 1433 H yang jatuh pada hari Jumat, (26/10), seluruh umat Islam merayakannya. Perayaan hari raya Islam ini biasanya dilakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban, antara lain berupa lembu, kambing (domba) maupun unta.

Dalam perayaan hari Raya Idul Adha tahun 2012 ini, keluarga besar Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM kembali melakukan kegiatan penyembilan hewan kurban. Keluarga Bupati yang melaksanakan penyembilan hewan kurban adalah ibundanya Hj Netty br Sembiring sebanyak 10 ekor. Di tahun 1432 H  lalu pada hari Raya Idul Adha hewan kurban yang disembelih oleh keluarga besar Bupati Simalungun sebanyak 3 ekor lembu.

Hewan-hewan kurban tersebut disembelih di 9 lokasi yaitu di Kecamatan Raya 2 ekor lembu disembelih di Masjid Ilham Sigundaba dan Masjid Rahman, di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi 1 ekor disembelih di Masjid Al Huda Nagori Mariah Jambi, di Kecamatan Bandar Huluan 1 ekor disembelih di Masjid Nurulyakin Nagori Bah Gunung, di Kecamatan Tapian Dolok 1 ekor disembelih di Masjid Asyuhada Nagori Purba Sari.

Sementara itu, di Kecamatan Gunung Malela 1 ekor disembelih di Masjid Al Arham Nagori Silulu, di Kecamatan Sidamanik 1 ekor disembelih di Mesjid Al Jami’ Nagori Manik Maraja, di Kecamatan Raya Kahean 1 ekor disembelih di Masjid Jami’ Nagori Sambosar, di Kecamatan Silou Kahean 1 ekor disembelih di Masjid Al Muhajirin Nagori Tani dan 1 ekor hewan kurban disembelih di Masjid Al Ikhlas kompleks perumahan Milala Sei Malingkar “B” Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.

Di Silou Kahean
Hj Netti Sembiring, ibunda dari Bupati Simalungun JR Saragih menyerahkan hewan kurban 1 ekor sapi kepada pengurus Masjid Al Muhajirin Nagoritani, Silou Kahean, Jumat (26/10). Penyerahan dilakukan oleh Chandra Susiwa dan Ramahadan Purba didampingi Camat Silou Kahean Belman Saragih.

Kepada METRO, Chandra Susiwa mengatakan, selain di Silou Kahean, penyerahan hewan kurban juga dilakukan di 9 titik se-Kabupaten Simalungun. “Totalnya ada 10 ekor sapi yang diserahkan keluarga ibu Hj Netty kepada warga di Simalungun, berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha. Ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kepada sesama umat. Selanjutnya hewan tersebut disembelih dan dagingnya kemudian dibagi kepada warga yang kurang mampu,” jelasnya.

Nazir Masjid M Rusli, mengaku terharu dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. “Mewakili seluruh jamaah Masjid Mujahirin kami sangat berterima kasih atas bantuan hewan qurban. Selama ini kami belum mengetahui jika ibunda pak bupati adalah seorang Muslim. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi umat. Semoga keluarga yang memberinya selalu diberkati oleh Allah dan dimurahkan rezekinya,” ujarnya.

Senada disampaikan Camat Silou Kahean Belman Saragih didampingi Pangulu Nagoritani Jawasen Purba. Mereka mengatakan, pihaknya meminta dukungan dari setiap warga agar pembangunan di masyarakat bisa berjalan. “Mari kita saling mengisi, saling membantu dan saling menjaga komunikasi yang baik agar tatanan pemerintah dan visi Bupati Simalungun bisa dirasakan seluruh pihak,” kata mereka.

Di Sidamanik
Keluarga Bupati Simalungun JR Saragih, berkurban satu ekor lembu untuk masyarakat Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Jumat (26/10) dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1433 H. Lembu pemberian bupati ini selanjutnya disembelih dan dibagikan kepada ratusan warga.  Riswan Damanik (43) dan Muliono (45), warga Nagori Manik Maraja mengatakan, penyerahan bantuan seekor lembu dari Bupati Simalungun ini disambut baik oleh masyarakat.

”Masyarakat Manik Maraja sangat senang mendapatkan bantuan daging kurban dari Bupati Simalungun. Bahkan sejak pagi ratusan warga sudah mengantre menunggu daging kurban dibagikan,” katanya.  Dia mengatakan, sebelumnya lembu yang beratnya sekitar 70 kg ini diterima warga dan pengurus Masjid Jamik, malam sebelum Hari Raya Idul Adha. Selanjutnya warga yang aktif dalam organisasi serikat tolong menolong (STM) Manik Maraja melakukan penghitungan jumlah warganya yang berhak menerima.

”Malam itu juga kami langsung rapat dan berkumpul di Masjid untuk merencanakan berapa orang yang akan menerima daging kurban ini. Soalnya kami tetap prioritas pada warga sekitar dulu, setelah ada sisa kami akan alihkan ke warga luar,” katanya.

Muliono menambahkan, warga yang menerima kupon pengambilan daging kurban dari panitia akan mendapatkan jatah 1,2 kg daging yang dicampur dengan daging dalam lembu tersebut. Kemudian daging jatah ini dibungkus dalam plastik. ”Sejak malam itu juga kami sudah bentuk kupon lalu kami bagikan sesuai data dari masing-masing kepala dusunnya,” jelasnya. (hp/mag-02)

Komentar