Kemendag akan Susun Jumlah Jamaah Haji 2013

JAKARTA- Arab Saudi memotong kuota haji Indonesia dan negara-negara lainnya tahun ini sebesar 20 persen karena proyek perluasan Masjidil Haram yang belum selesai. Jumlah pasti jamaah haji Indonesia yang akan berangkat baru akan diputuskan pekan depan.

”Belum (ada jumlah fix), minggu depan. Kita akan membuat peraturan yang disesuaikan dengan hasil pertemuan kita dengan pihak Arab Saudi,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu.

Hal ini disampaikan Anggito usai mengikuti acara lari pagi bertema ‘Run For Hope’ di EX Plaza, Minggu (30/6). Anggito mengatakan bahwa pihaknya akan ke DPR RI pada Senin (1/7) untuk menyampaikan hasil pertemuannya dengan pihak Arab Saudi tersebut. ”Kemudian akan kita susun jamaah haji yang akan berangkat tahun ini,” lanjutnya.

Kuota haji Indonesia seharusnya 211 ribu orang. Dengan pemangkasan 20 persen, maka jumlah sementara jamaah haji saat ini 168.800. Jumlah ini masih sementara, menunggu respons dari Kerajaan Saudi atas surat Presiden SBY yang meminta hadiah tambahan berupa kenaikan jumlah jamaah haji.

Calhaj Lansia dan Cacat Boleh Berangkat
Kementerian Agama tak jadi menunda keberangkatan jamaah haji dari kalangan lanjut usia (lansia) dan kaum invalid pada tahun 2013. Calon jamaah haji lansia dan cacat boleh berangkat asal sudah memenuhi syarat.

”Ya (bisa masuk kuota haji 2013). Dengan catatan, mereka sudah lunas pembayaran Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH),” kata Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu, di Asrama Haji, Jl Raya Pondok Gede, Jakarta Timur.

Namun demikian, tidak ada perlakuan khusus terhadap kaum lansia. Mereka akan mendapat perlakuan sama dengan jamaah haji lainnya, berangkat sesuai nomor urut.

”Kalau dulu mereka yang lansia kita prioritaskan. Sekarang sudah tidak ada lagi, mereka sesuai nomor urut,” ungkap Anggito. Keputusan Kemenag ini membatalkan Permen No 62 Tahun 2013 yang mengatur penundaan keberangkatan jemaah haji yang telah melunasi BPIH. Maka, Kemenag akan segera mengeluarkan peraturan baru terkait keputusan tersebut.

”Insya Allah minggu depan kami akan membuat peraturan baru,” tegasnya. Tak jadinya penundaan terhadap keberangkatan calon jamaah haji lansia dan cacat ini dikarenakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memastikan target pembangunan titik tawaf akan selesai bulan ramadhan ini. Fasilitas untuk jamaah haji yang memiliki keterbatasan fisik akan diakomodasi.

”Pemerintahan kerajaan Arab Saudi telah memastikan tahun ini daerah tawaf akan selesai bulan ramadan untuk lokasi di masjidil haram. Sehingga bisa menampung khusus jamaah haji yang menggunakan kursi roda ataupun tongkat untuk melakukan tawaf,” tuturnya. (dtc/int)

Komentar