KNPI Gelar Dialog Interaktif

Kupas UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Wakil Ketua KNPI Kota Psp M Luthfi Siregar SH MH

SIDIMPUAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Padangsidimpuan menggelar dialog interaktif membahas implementasi undang-undang tenaga kerja nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dalam penerapannya di Kota Psp.

Acara dibuka Wakil Ketua KNPI M Luthfi Siregar SH MM, Minggu (26/5) sekira pukul 20.00 WIB di Gedung Nasional Psp. Dalam sambutannya, Luthfi mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan nasional, tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting sebagai pelaku dan tujuan pembangunan.

Maka oleh hal itu, diperlukan pembangunan ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas dan juga peningkatan perlindungannya.

“Peranan dan kedudukan tenaga kerja sangat diperlukan untuk pembangunan ketenagakerjaan, oleh karena itu diperlukan pembangunan ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas dan perlindungannnya,” ujar Luthfi.

Ia juga menambahkan, dengan dilaksanakannya dialog interaktif pada Minggu (26/5) kemarin, Luthfi berharap kepada pengusaha, perusahaan, pemberi kerja dan juga tenaga kerja, bisa memahami undang-undang ketenagakerjaan yang dimaksud.

Sementara Kadir Pandapotan selaku Sekretaris KNPI Kota Psp menjelaskan, mengenai analisis undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, setiap buruh/pekerja berhak memeroleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Lanjutnya lagi, perjanjian kerja tidak dibuat oleh perusahaan, sehingga banyak yang merugikan buruh atau pekerja. Banyak juga perusahaan ataupun pengusaha yang tidak mencantumkan besaran gaji di dalam kontrak.

“Jadi saya melihat belum ada keseriusan intansi terkait untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan yang banyak merugikan para pekerja atau buruh dalam hal hak dan kewajibannya,” katanya.

Oleh karena itu, KNPI meminta kepada pengusaha, perusahaan dan para pemberi kerja untuk lebih memahami isi undang-undang tentang ketenagakerjaan tersebut.

Acara dialog interaktif yang berlangsung selama 3 jam tersebut, tampak dihadiri Anggota DPRD Psp Khoiruddin Rambe, Dewan Pengupahan Kota Syamsir Alam Nasution, perwakilan dari Kadin Rahmat SE dan sejumlah elemen masyarakat serta mahasiswa. (mag-01)

Komentar