RIP Raja Sawit Batak

Pangkalan Becak
Pangkalan Becak

Nai Rundut: Kudengar kabarnya DL Sitorus telah meninggal dunia ya, sungguh berita yang sangat mengejutkan.

Ullus: Benar Nai Rundut. Hidup ini memang sangat singkat dan yang namanya nyawa ngak bisa kita pastikan kapan kita dipanggil oleh NYA.

Janggaleman: Pria batak bernama asli Sutan Raja Darianus Lungguk Sitorus yang sukses diperantauan, bahkan sangat sukseslah. Kalau tidak salah menurut majalah Forbesdia merupakan orang batak terkaya ke tiga di Indonesia setelah dan Chairul Tanjung dan Martua Sitorus.

Nai Rundut: Kudengar-dengar penghasilan pria kelahiran Parsambilan, 12 Maret 1938 itu dari perkebunan kelapa sawit dengan naman PT.TORGANDA itu saja sudah mencapai Rp. 600 Milyar pertahun

Ullus: Bisa diterima akal tuh,..sebab kawasan yang dikuasai ketua umum PPRN itu konon seluruh wilayah Sumatera bagian Timur sampai ke Sumatera bagian Utara. Belum lagi bisnis lain semisal gedung-gedung untuk pernikahan suku batak “Rumah Gorga” yang tersebar di Jakarta dan Bekasi, bisnis pendidikan dengan didirikan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) di Jakarta, dan juga sebagai Ketua Yayasan Abdi Karya (YADIKA), atau juga dari Badan Perkreditan Rakyat (BPR).

Janggaleman: Dan di Tapanuli sana dia sangat dikenal karena kedermawanannya. Tidak sedikit yang memberikan pujian kepadanya meskipun dia merupakan mantan narapidana, yang diingat warga adalah perhatiannya yang lebih untuk membantu sekitar membangun daerahnya.

Ullus: Betul! Kita benar-benar telah kehilangan sosok yang dermawan. Terlepaslah dari perbuatan dia mungkin ada yang menyalah selama ini, namun selaku putra daerah kita selalu mengambil hal positifnya sajalah.

Nai Rundut: Aku setuju dengan itu kawan. Kita doakan agar seluruh keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.