KPU Tunggu Payung Hukum Penetapan Tahapan Pilkada Taput

TAPUT – Meski sudah menetapkan tanggal pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Taput pada September 2013 mendatang, KPUD setempat ternyata hingga kini belum dapat memulai tahapan Pilkada.

Ketua KPUD Taput Lamtagon Manalu yang dikonfirmasi METRO melalui selulernya, Jumat (1/3) mengatakan, pihaknya belum dapat memulai tahapan Pilkada Taput dikarenakan belum adanya peraturan maupun regulasi tentang percepatan Pilkada yang nantinya akan menjadi payung hukum bagi KPU untuk menggelar Pilkada tahun ini.

“Jadi saya belum dapat menjawab kapan kita akan melakukan pleno untuk penetapan tahapan Pilkada Taput. Karena kita masih menunggu peraturan apakah itu nantinya berupa Perpu yang akan menjadi payung hukum kita untuk melaksanakan tahapan tersebut,” kata Lamtagon.

Dijelaskan, pelaksanaan Pilkada yang direncanakan September 2013 adalah percepatan Pilkada yang seyogianya digelar Januari 2014. “Namun karena tahun 2014 merupakan tahun politik, dimana ada pemilihan umum dan Pilpres, maka tidak boleh ada lagi Pilkada yang digelar tahun 2014.

Sehingga dilakukanlah percepatan Pilkada di tahun 2013. Dan itu memiliki peraturan untuk kemudian bisa dijalankan. Apakah itu dalam bentuk undang-undang maupun Perpu. Itulah yang sedang kita tunggu sekarang. Jadi kita tunggu sajalah kapan akan dikeluarkan peraturan itu,” ucapnya.

Terkait hal itu, sejumlah warga mengaku sudah tidak sabar untuk menunggu tahapan Pilkada Taput. Tahapan yang paling dinantikan masyarakat adalah, tahapan pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati.

“Saya sudah tidak sabar melihat siapa sebenarnya yang maju di antara sekian banyak calon yang disebut maju saat ini. Karena kita lihat, jumlah parpol yang dapat mengusung pasangan calon hanya enam orang.

Sementara calon yang ingin maju sangat banyak. Makanya kita menunggu kapan sebenarnya pendaftaran akan dimulai untuk melihat siapa sebenarnya yang maju,” ujar salah satu warga Tarutung, R Aritonang. (cr-02/hsl)