Buntut Penangkapan Pejudi Tuo,Anak Bawah Umur Dikenakan Wajib Lapor

Tujuh tersangka pemain judi tuo digiring ke sel tahanan Polres Siantar.
GideonAritonang/MetroSiantar
Tujuh tersangka pemain judi tuo digiring ke sel tahanan Polres Siantar.

MetroSiantar.com- Seorang anak berinisial EH (16) dikenakan wajib lapor oleh pihak Kepolisian Polres Siantar. Itu karena, anak di bawah umur yang telah putus sekolah ini ditangkap Timsus I Sat Reskrim Polres Siantar dari Jalan Persatuan, Kelurahan Sukadame, akibat ikut permainan judi jenis tuo, Selasa (10/10).

Selain EH, petugas juga mengamankan tujuh orang lainnya. Yakni RNS (32) warga Jalan Sukadame, H (40) warga Jalan Pondok Sayur, RT (42) warga Jalan Tusam,  MS (29) warga Jalan Serumpun, JJS (19) warga Jalan Persatuan, LP (24) warga Jalan Musyawarah, dan AS (31) warga Tualang Kahean.

“Jumlah semuanya yang kita amankan ada delapan orang, tapi satu orang masih di bawah umur. Jadi kita kenakan wajib lapor,” kata Katim I Iptu Yuken Saragih. Perwira menengah yang juga Kanit Jatanras Sat Reskrim ini mengungkapkan, saat penangkapan terhadap para pelaku, tidak ada perlawanan yang berarti. Hanya saja, kata Yuken, para pemain sempat berlarian dan mereka berhasil menangkap delapan orang.

“Ngga ada, nggak ada perlawanan. Cuma lari aja orang itu. Kita tangkap 8 orang,” ujarnya.

Bersama para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp373.000. Dua koin uang pecahan Rp500 juga turut diamankan. Uang itu sebelumnya digunakan para pelaku sebagai alat bermain tuo alias angkat besi.

Selain menangkap delapan orang para pelaku judi jenis tuo, Sat Reskrim melalui Timsus II dipimpin Aiptu Malon Siagian juga mengamankan lima orang pemain judi yang sama.

Kelima tersangka ditangkap dari Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sukadame. Bahkan, saat menangkap mereka, petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

“Orang ini layas kali, di tempat terbuka pun main judi. Pas mau diamankan melawan, warga pun jadi ikut melawan kita. Terpaksa ku keluarkan sejata, tiga peluru keluar,”kata Katim II Aiptu Malon Siagian, Selasa (10/10).

Dari lokasi penangkapan, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai pecahan Rp50.000 sebanyak lima lembar, dan dua keping uang koin yang digunakan untuk bermain tuo. Saat ini, seluruh tersangka yang diamankan dari dua tempat berbeda itu telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Siantar. Mereka nantinya masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (cr-05/ms)