Masuk IPDN Harus Lolos Tes CPNS

JAKARTA- Tes seleksi untuk bisa menjadi praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diperketat. Mulai tahun ini, peserta tes harus mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Begitu lolos tes TKD, barulah dinyatakan sebagai praja IPDN dan akan diangkat sebagai CPNS setelah menyelesaikan pendidikan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menjelaskan, aturan anyar ini juga diterapkan untuk sekolah-sekolah kedinasan lainnya.

“Sekolah kedinasan itu kan prinsipnya mereka itu nanti adalah PNS. Karena itu setiap peserta didik yang akan masuk sekolah kedinasan harus mengikuti ujian sebagaimana layaknya masuk menjadi CPNS,” terang Azwar Abubakar di kantornya, Jakarta, Jumat (28/6).

Dijelaskan, kebijakan ini juga dalam rangka aspek keadilan dan menjamin obyektifitas proses seleksi. Pasalnya, kata dia, sejak 2012 tes CPNS telah dilakukan secara adil, obyektif, transparan, dan bebas KKN.

Karena itu, hal yang sama harus diterapkan di sekolah-sekolah kedinasan, yang selama ini bau KKN-nya sangat kental dalam proses seleksi.
Seperti halnya tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS yang dilaksanakan tahun 2012, calon praja IPDN juga harus mengerjakan tiga kelompok soal yakni karakteristik pribadi, intelegensia umum, dan wawasan kebangsaan. Para peserta tes juga harus memenuhi passing grade (ambang batas kelulusan) yang ditetapkan.

Menteri asal Aceh itu yakin, dengan mekanisme yang fair ini, nantinya IPDN dan sekolah-sekolah kedinasan lainnya akan mendapatkan putra-putri terbaik bangsa. Selain itu, pada diri mereka juga akan tumbuh rasa percaya diri karena proses seleksi yang fair dan transparan.

Karena itu, menjelang penerimaan praja IPDN tahun ini, Azwar mengingatkan agar para peminat tidak tergiur dengan iming-iming calo yang mengaku bisa memasukkan mereka ke kampus yang berpusat di Jatinangor, Jabar itu, dengan membayar sejumlah uang.

Disebutkan, Akademi Ilmu Imigrasi dan Sekolah Tinggi Intelijen juga akan menerapkan tes CPNS bagi para calon siswanya. Seperti diberitakan, penerimaan CPNS Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2013/2014 mulai dibuka pada 1-13 Juli  yang diawali dengan pendaftaran di Kantor Badan Kepegawaian Daerah di 33 Kabupaten/kota se Sumatera Utara.

Sekda Sumut  H Nurdin Lubis, di Ruang Melati Kantor Gubsu, Kamis (27/6), sudah menjelaskan, proses seleksi penerimaan calon IPDN praja tahun ini dilakukan secara lebih objektif, akuntabel dan transparan dengan melibatkan KPK.

“Sebagai upaya peningkatan kompetensi SDM CPNS Calon Praja IPDN, maka dilaksanakan pembaruan tahapan seleksi seperti Tes Kompetensi Dasar (TKD) oleh Kementerian PAN RB bekerjasama dengan BKN dibantu Pemprov Sumut.

Disamping itu ada Tes Integritas dan Kejujuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi,” jelas Nurdin saat itu. (sam)

Komentar