Murid SD Tewas Tenggelam di Danau Toba

[FOTO: IST]
Jasad Krismuliawan diangkut dengan perahu sesaat setelah ditemukan.

TAPUT – Krismuliawan Dipolio Rajagukguk (11), ditemukan tewas di pesisir Danau Toba, Dusun Lumban Tonga-tonga, Desa Huta Lontung, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Senin (1/4) siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Murid kelas V SD ini diketahui hanyut di Danau Toba, Minggu (31/3) sekira pukul 16.30 WIB, saat berenang bersama empat orang temannya.

Menurut keterangan sejumlah warga di desa itu, korban bersama teman-temannya diketahui berenang sekitar 30 meter dari bibir pantai. Naas, saat berada di kedalaman sekitar 11 meter, korban tenggelam. Sehingga, teman-teman korban langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga.

Setelah mendapat laporan, warga dibantu aparat Polsek Muara, langsung melakukan pencarian hingga malam hari. Namun, upaya pencarian masih gagal. Jasad anak ketiga dari delapan bersaudara itu, akhirnya ditemukan Senin (1/4) setelah tim pencarian yang dipimpin Kapolsek Muara AKP T Panggabean. Begitu warga menyelam, langsung mengangkut jasad korban dengan jala ikan.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dimasukkan ke dalam perahu nelayan dan dibawa ke rumah duka di Dusun Lumban Tonga-tonga, Desa Huta Lontung.

Saat dibawa ke pinggir pantai, tampak banyak warga yang histeris, termasuk kedua orangtua korban, Gandi Rajagukguk (35) dan istrinya Darna boru Tampubolon (34).

Amatan METRO, ayah korban Gandi Rajagukguk sembari menangis mengatakan, putra kesayangannya itu sempat membuatkan nasi untuknya sebelum pamit berenang bersama temannya.

”Bapaknya itu kan supir bus TTI. Setelah bapak itu selesai makan, langsung berangkat ke Medan. Tapi baru sampai di Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, dia sudah dikabari bahwa anaknya itu hanyut,” ujar salah seorang kerabat dekat korban bermarga Rajagukguk.

Ia menyebut, korban termasuk anak kesayangan bapaknya. ”Si Krismuliawan itu anak kesayangan bapaknya. Karena orangnya rajin dan penurut,” tambah Rajagukguk. Sementara itu, Kapolsek Muara AKP T Panggabean, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (1/4) mengatakan, pihaknya ikut serta melakukan pencarian begitu mendapat laporan dari warga.

“Kita sudah melakukan upaya pencarian dari kemarin bersama warga. Tapi baru hari ini kita temukan,” ujar AKP T Panggabean. Ia menyebut, pasca ditemukannya jasad Krismuliawan, orangtua korban Gandi Rajagukguk (35) dan istrinya Darna boru Tampubolon (34), sudah membuat surat pernyataan ke Polsek Muara yang intinya tidak mencurigai siapa pun atas kematian anak mereka.

“Sebenarnya dari hasil penyelidikan kita di lapangan tidak menemukan adanya unsur pidana atas kejadian itu. Makanya, orangtua korban sudah membuat surat pernyataan ke Polsek, yang intinya tidak mencurigai orang lain atas musibah yang menimpa anak mereka, dan menyatakan peristiwa itu murni karena musibah,” sebut Panggabean. (hsl/des)