Nama-nama Honorer Kategori II Diumumkan

Baca Pengumuman di Kantor BKD Tapsel

SIDIMPUAN – Berdasarkan data yang disampaikan BKN kepada BKD Pemkab Tapsel, sebanyak 278 tenaga honorer kategori II (K2) dinyatakan lolos verifikasi. Data ini sudah diumumkan kepada masyarakat sejak Rabu (3/4) di Kantor BKD Tapsel. Masyarakat diberikan masa sanggah selama 30 hari setelah pengumuman.

Kepala BKD Tapsel Drs Syahtoat Pohan didampingi Kabid Pengadaan dan Pengelolaan Data Raden Yusuf ditemui kemarin, mengatakan, jumlah tenaga honorer kategori II di lingkungan Pemkab Tapsel totalnya sebanyak 278 orang.

Rinciannya; guru 200 orang, kesehatan 5, adminsitrasi 73. Itu berdasarkan surat Kepala BKN Nomor : K.26-30/V.50-3/99 tanggal 19 Maret 2013 perihal pengumuman/uji publik daftar nominatif tenaga honorer kategori II dan peraturan kepala BKN nomor 9 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan CPNS.

“Tenaga honorer kategori II ini adalah tenaga honorer yang penghasilannya bukan dibiayai dari APBN atau bukan dari APBD dengan kriteria diangkat oleh pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus-menerus.

Berusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. Atas pengumuman ini Pemkab Tapsel memberikan tenggang waktu pengaduan kepada BKD dan Diklat Tapsel paling lambat 30 hari setelah pengumuman,” kata keduanya.

Ketika ditanya apakah honorer kategori II langsung diangkat menjadi CPNS seperti halnya honorer kategori I, keduanya mengatakan tidak diangkat langsung menjadi CPNS seperti kategori I.

Nantinya, setelah data ini kembali disampaikan ke BKN, kemudian BKN memutuskan mana yang lolos atau tidak. Selanjutnya dikembalikan ke BKD Tapsel nama-nama yang berhak mengikuti ujian.

“Artinya setelah masa sanggahan nanti, nama-nama yang ada kita kembalikan ke BKN, selanjutnya BKN kembali menyerahkan nama-nama itu kepada kita mana saja yang ikut ujian,” ucap keduanya.

Selanjutnya, ujian pun tidak sama dengan penerimaan CPNS pada umumnya. Nanti dikumpulkan seluruh tenaga honorer kategori II seluruh Indonesia untuk kemudian dilaksanakan ujian serentak.

“Tekhnisnya bagaimana masih menunggu keputusan pusat. Tapi yang jelas ujiannya tidak sama dengan ujian CPNS penerimaan biasa dan tidak langsung diangkat menjadi CPNS. Artinya, dari jumlah sekarang bisa jadi tidak semua lulus ujian,” jelasnya.

Hal ini, sambungnya, berbeda dengan kategori I. Untuk kategori I, jumlahnya di Pemkab Tapsel sebanyak 28 orang dan diangkat langsung menjadi CPNS. “Kalau honorer kategori I memang diangkat langsung, kalau kategori II harus ujian dulu atau tidak diangkat langsung,” tandasnya. (phn)

Komentar