Dor… Bandar Sabu Roboh

Tersangka Mulik Afandi Usman alias Arfan dipapah polisidi RSUD Kota Tanjungbalai usai dilumpuhkan petugas dengan timah panas.
Riki/Metro Asahan
Tersangka Mulik Afandi Usman alias Arfan dipapah polisidi RSUD Kota Tanjungbalai usai dilumpuhkan petugas dengan timah panas.

MetroSiantar.com – Melawan saat akan ditangkap, seorang bandar sabu di Kota Tanjungbalai, Mulik Afandi Usman alias Arfan (30), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh personel Sat Narkoba Polres Tanjungbalai, Senin (17/4) sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono SH SIK MH didampingi Kasat Narkoba  AKP MHD Yunus Tarigan SH, Selasa (18/4) ketika jumpa pers mengungkapkan, Arfan merupakan bandar narkoba antar provinsi jaringan Aceh -Tanjungbalai yang merupakan penduduk  Jalan Anwar Idris Gg Farmasi Lingk VII Kel. Gading Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

“Tersangka ditangkap di jalan Panca Batik Lingkungan III Kelurahan Gading Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai saat  personil melakukan penyamaran,” ujar Tri Setyadi.

Dalam penangkapan tersebut, kata Kapolres, tersangka terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. “Tersangka curiga dengan petugas yang  melakukan penyamaran, sehingga saat akan ditangkap, ia melawan dan mencoba lari. Sehingga kita lakukan tindakan yang terukur dengan melakukan penembakan yang mengenai kaki kiri tersangka,” paparnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat 25 gram dan 0.50 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain dari kediaman pelaku. “Setelah kita lakukan pemeriksaan di kediamannya, kita menyita barang bukti lain berupa dompet kecil warna coklat berisi puluhan plastik klips transparan, satu unit timbangan digital, empat buah buku tabungan, paspor dan handphone milik pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 dan 112 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tetang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup. (Mag-02/ma)