Usai Bom Kapal Ilegal, Menteri Susi akan Hancurkan Rumpon-rumpon Asing di Tengah Laut

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas KRI Barakuda-633, saat peledakan kapal nelayan asal Thailand di Selat Dempo, Kepri, 9 Februari 2015. (Int)
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas KRI Barakuda-633, saat peledakan kapal nelayan asal Thailand di Selat Dempo, Kepri, 9 Februari 2015. (Int)

MetroSiantar.com,JAKARTA – Usai mengebom sejumlah kapal iilegal fishing milik asing, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berencana menghancurkan rumpon-rumpon ikan milik asing yang ditanam di tengah laut.

“Semua rumpon-rumpon besar milik asing yang ada di tengah laut akan kita bantai, kita habiskan, karena rumpon itu yang membuat ikan tuna besar tidak mau ke pinggir,” ungkapnya saat menghadiri kegiatan Puncak Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu di pantai Pangandaran, Jawa Barat, kemarin (18/5).

Susi mengatakan, sebanyak 68 persen ikan tuna dunia dihasilkan dari laut Banda. Namun demikian, keberadaan rumpon-rumpon milik asing yang dipasang di tengah laut menjadi ancaman.

“Induknya harus pulang, tuna yang ukurannya 200 kilogram, 300 kilogram tidak boleh diambil semuanya di tengah laut,” ujarnya.

Susi mengklaim, rencananya tersebut mendapat dukungan dunia. “Saya senang saat ke Eropa kemarin, mereka siap mendukung untuk memusnahkan rumpon-rumpan yang ada di wilayah kita.”