Siantar Butuh 650 Kantong Darah per Bulan, BPPD Rp360 Ribu per Kantong

Para [eserta yang sedang melakukan donor darah beberapa waktu yang lalu
Para [eserta yang sedang melakukan donor darah beberapa waktu yang lalu

MetroSiantar.com, SIANTAR – Wakil Wali Kota Siantar Hefriansyah SE MM mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk rutin melakukan donor darah. Manfaatnya bukan hanya untuk penerima (resipien) yang memang membutuhkan donor karena kekurangan darah, tetapi bagi pendonor juga memiliki manfaat tersendiri.

“Bagi penerima tentu saja bisa tertolong nyawanya akibat kondisi tertentu yang memaksanya membutuhkan darah tambahan. Namun hasil penelitian membuktikan, pendonor darahjuga bisa merasakan kualitas hidup yang meningkat dari sebelum melakukan donor.Karena itu, jangan takut mendonorkan darah. Banyak orang yang membutuhkannya,”ujar Hefriansyah, disela-sela kegiatan donor darah di Pendopo Lapangan Adam Malik, Minggu (2/4).

Tak hanya memotivasi, Wakil Wali Kota bersama Kapolres AKBP Dodi Darjanto SIK MTTA dan sejumlah pejabat Polres lainnya, Rektor USI  Prof Marihot Manullang dan Direktur Pasca Sarjana USI Dr Robert Siregar, Plt Kabag Humas Pemko Siantar Jalatua Hasugian, juga langsung turut menjadi peserta donor berbaur bersama masyarakat lainnya.

Kegiatan donor darah yang diprakarsai Extra Joss bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pematangsiantar ini digelar seharian. Selain donor darah, Extra Joss juga menggelar perlombaan aksi kepalangmerahan kepada siswa-siswa SMA/SMK yang tergabung dalam Kelompok Palang Merah Remaja (POK-PMR) di masing-masing sekolah. Kegiatan yang didukung Korps Sukarelawan (KSR) PMI Cabang Pematangsiantar ini, memperlombakan sejumlah kemampuan PMR dalam pengenalan kepalangmerahan.

Ketua PMI Cabang Pematangsiantar DrRajin Saragih SpBD menjelaskan, rata-rata kebutuhan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI sebanyak 650 kantong per bulan.

“Kebutuhan tersebut, sudah mencakup juga wilayah Simalungun. Tercatat di UTD-PMI, donor tetap ada sebanyak 1.500 orang, yang rata-rata 400 diantaranya rutin mendonor sekali per tiga bulan. Kekurangan kebutuhan, diupayakan melalui aksi seperti ini maupun mendatangi langsung ke instansi-instansi yang melakukan kegiatan sosial dalam bentuk donor darah,”katanya didampingi Kepala UTD PMI dr Abadi Sinaga.

Sebagaimana telah disosialisasikan sebulan sebelumnya, lanjut dr Rajin Saragih, terhitung sejak 1 April 2017, Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) naik menjadi Rp360 ribu per kantong darah ukuran 350 cc. Sebelumnya, BPPD tersebut hanya sebesar Rp300 ribu per kantong untuk 350 cc.

Bagi masyarakat yang membutuhkan darah, tambah dr Abadi Sinaga, diimbau untuk langsung mendatangi Kantor Cabang PMI Siantar di Jalan Sutomo tepatnya di samping RSUD dr Djasamen Saragih.

Foto: Wakil Walikota Siantar Hefriansyah Noor SE MM sedang melakukan donor didampingi Ketua PMI Cabang Siantar dr Rajin Saragih SpBD dan Kepala UTD dr Abadi Sinaga. (esa/ms)