Para Pejuang Usulkan Jalan Veteran di Siantar

Ketua LVRI Kota Siantar Kapten (Purn) Kartiman Marbun, bersama anggota usai acara peringatan hari Veteran Nasional.
Gideon/MetroSiantar
Ketua LVRI Kota Siantar Kapten (Purn) Kartiman Marbun, bersama anggota usai acara peringatan hari Veteran Nasional.

MetroSiantar.com-Legiun Veteran Republik Indonesia Cabang di hari ulang tahun ke-68 ini hanya meminta nama sebuah jalan kepada Pemko Siantar dan DPRD, sebagai kenangan atas perjuangan mereka.

Berkas permintaan sudah diajukan, namun Pemko Siantar belum menunjuk jalan yang akan dijadikan Jalan Veteran.

“Kami hanya meminta nama jalan di Siantar ada Jalan Veteran. Itu pun belum direalisasikan,”kata Ketua LVRI Kota Siantar Kapten (Purn) Kartiman Marbun, Kamis (10/8) di Kantor LVRI Kota Siantar, di Jalan Diponegoro bawah, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Dijelaskan Kartiman, sesuai Keputusan Presiden 30/2014 menetapkan 10 Agustus sebagai hari Veteran Nasional sebagai tanda penghargaan kepada para pejuang tanah air.

Legiun Veteran Indonesia (LVRI) kota Pematangsiantar Siantar mengadakan peringatan secara sederhana memperingati Hari Veteran Indonesia yang ke 68.

Kartiman Marbun menjelaskan, jumlah veteran yang terdaftar di LVRI berjumlah 36 orang.

Peringatan Hari Veteran Nasional ini, lanjut  Kartiman, sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang mempertahankan keutuhan NKRI sebelum dan sesudah Indonesia Merdeka. Selain itu, para pemuda juga diharapkan mampu berkontribusi kepada NKRI, demi kemajuan. Diakui Kartiman, Pemko Siantar kurang memperdulikan LVRI Kota Siantar. Para Veteran tidak mendapat gaji, tetapi hanya tunjangan veteran.

Di dalam LVRI sendiri, kata Kartiman, tidak pernah ada perhatian khusus dari pihak pemerintah khususnya Pemko Pematangsiantar.

“Saat ini Pemko sendiri tidak memberikan perhatian khusus kepada kita. Dana operasional kita dari kantong masing masing masing anggota. Makanya itu setiap acara kita hanya membuat secara sederhana,”ujarnya.

Cita-cita LVRI Kota Siantar, kata Kartiman, terwujudnya nama sebuah jalan di Kota Siantar menjadi Jalan Veteran.

“Kita cuma meminta kepada Pemko Siantar untuk membuat Veteran di nama jalan kota Siantar. Sudah kita berikan surat ke Pemko dan DPRD, tetapi sampai saat ini tidak ada respon,”terangnya seraya menunjukkan arsip surat permintaan kepada Pemko.

Kartiman Marbun bersama Veteran lainnya masih mengharapkan respon dari pihak Pemko Siantar untuk merealisasikan ada nama Jalan Veteran di kota Siantar. Karena menurutnya, di kota kota lain nama Jalan Veteran sering ditemui, hanya di kota Siantar tidak ada.

Meskipun begitu, LVRI kota Siantar masih dan akan tetap memajukan dan akan tetap memegang teguh kode etik dan panca marga.