Operasi Zebra 2017 Polres Siantar! Sudah 1.123 Pengendara Kena Tilang

Kabag Ops Polres Pematangsiantar didampingi Kasat Lantar usai menggelar Operasi Zebra 2017 di kawasan Simpang Dua, Siantar Marihat.
GideonAritonang/MetroSiantar
Kabag Ops Polres Pematangsiantar didampingi Kasat Lantar usai menggelar Operasi Zebra 2017 di kawasan Simpang Dua, Siantar Marihat.

MetroSiantar.com-Memasuki hari ke-13 atau H-1 pelaksanaan Operasi Zebra 2017, Satlantas Polres Pematangsiantar bersama Sat Sabhara menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan DI Panjaitan-Saribudolok-Parapat, Siantar Marimbun, persisnya di Simpang Dua, Senin (13/11) pagi.

Selain Kasatlantas AKP Eridal F, operasi zebra turut didampingi Kabag Ops Kompol Firman D, Kapolsek Siantar Marihat AKP Rudi Lapian, Kanit Reg Iden Iptu Relina, Kanit Patroli Rajawali Aiptu H Pardede, Kanit Laka Lantas Aiptu J Situmorang dan jajaran personil Satlantas lainnya.

Menurut Kabag Ops Kompol Firman D, Operasi Zebra itu digelar di seluruh Indonesia secara bersamaan. Tujuannya untuk meningkatkan pengendalian pelanggaran lalulintas dan mengantisipasi kasus-kasus, khususnya kasus jalanan.

“Semoga Operasi Zebra 2017 ini terlaksana dengan baik. Situasi cukup kondusif dalam pelaksanaan operasi ini,” ujar Firman.

Kompol Firman mengharapkan, dengan digelarnya operasi ini, masyarakat sadar akan ketertiban berlalulintas. Selain itu, masyarakat yang mengendarai kendaraan di jalan raya diharapkan melengkapi surat kelengkapan berkendara, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK.

Sementara Kasatlantas Polres Siantar AKP Eridal F kepada sejumlah awak media mengungkapkan hasil analisa dan evaluasi tentang pelanggaran pada jam keramaian dan lokasi dengan pelanggaran yang cukup tinggi.

“Untuk tindakan tilang yang kami lakukan, terutama yang rentan terhadap pelanggaran lalulintas dan berpotensi menjadi kecelakaan lalulintas adalah pengendara sepedamotor. Itu karena rendahnya kepatuhan terhadap peraturan lalulintas saat berkendara,” terang Eridal.

“Kendaraan yang kami tilang dan tahan, yakni kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan bermotor, baik Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Lebih lanjut dikatakan AKP Eridal Fitra, surat tilang yang dikeluarkan dalam Operasi Zebra 2017 ini lebih besar dibanding dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Namun begitu, angka kecelakaan turun di tahun 2017. “Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016, surat tilang sebanyak 690 lembar. Sementara di Operasi Zebra yang masih berlangsung hingga esok (hari ini, red) sebanyak 1123 lembar dan naik 5,6 persen,” tuturnya.

“Untuk angka kecelakaan sendiri, di tahun 2017 ada 2 kasus, sementara di tahun sebelumnya ada 8 kasus, turun sekitar 48 persen,” sambungnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Satuan Lalulintas Polres Siantar ini, tidak henti-hentinya berpesan kepada masyarakat Kota Siantar, khususnya pengendara kendaraan bermotor. “Segera mungkin lengkapi surat-surat yang sah sebagai pengendara dan melengkapi atribut kelengkapan kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu lalulintas di jalan. Mari kita ciptakan situasi berlalu lintas yang tertib, aman, lancar. Setertib mungkin dengan pemahaman bahwa keselamatan itu sangat penting,” imbaunya. (cr-05/hez/ms)