ANEH, TAK ADA PEJABAT PEMINAT SEKDA SIANTAR

Istimewa
Istimewa

MetroSiantar.com-Pendaftaran penerimaan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar yang sudah dibuka sejak 5 September hingga saat ini tidak menemui titik terang.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar, T Simarmata, Selasa (14/11) saat dikonfirmasi melalui seluler, belum mengetahui langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Saya hanya administrasi ya. Yang tahu itu semua, dan apa langkah berikutnya tergantung oleh timselnya,” katanya singkat.

Sementara itu, salah satu anggota Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekda, Dr Robert Siregar mengatakan sudah melaporkan pekerjaan yang dilakukan timsel. Laporan itu tindaklanjut dari permintaan Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah.

“Terakhir ini memang kita disurati Walikota supaya melaporkan dan sudah kita laporkan. Termasuk dengan perpanjangan waktu pendaftaran Sekda tersebut. Tetapi sampai saat ini belum memenuhi jumlah minimum 4 orang yang mendaftar,” jelasnya.

Direktur Pascasarjana Universitas Simalungun (USI) itu menerangkan bahwa timsel Sekda juga sudah menanyakan kepada Walikota apakah  akan dilakukan perpanjangan wakut pendaftaran calon Sekda. Namun sampai saat ini, kata dia, Walikota belum memberikan jawaban.

“Harapan kita dari Pansel tahun ini sudah ada yang Sekda defenitif supaya dapat efektif melakukan program pembangunan. Kalau mengandalkan Plt Sekda terus tidak maksimalnya kerjannya,” terangnya.

Dijelaskan Robert, jika Walikota memberikan jawaban untuk tidak memperpanjang tugas Pansel calon Sekda maka tanggungjawab kepanitiaan sudah selesai.

“Sebenarnya sampai menemukan hasil (itu masa tugasnya-red) tetapi kalau hasilnya tidak ada dan tidak dipernjang maka tidak ada hasilnya juga” katanya.

Menurut Robert, potensi terlaksananya tugas Pansel calon Sekda sampai tuntas cukup berpeluang karena jumlah ASN yang ada di Kota Pematangsiantar sendiri yang memenuhi syarat ada puluhan orang. Tetapi yang dibutuhkan untuk menjawab masalah ini adalah keseriusan Walikota dalam memberikan motivasi kepada ASN untuk mengikuti atau mendaftarkan diri sebagai Calon Sekda.

“Apalagi yang kurang saat ini hanya tinggal dua orang lagi. Dua orang lagi sudah ada berkasnya,” terangnya.

Mengenai ini, salah satu pimpinan DPRD Kota Pematangsiantar, Timbul Lingga mengakui masalah ini tentu layak menimbulkan pertanyaan. Ia meminta agar Walikota bersama timsel untuk kembali memberikan informasi seluas-luasnya kepada jajaran Aparatu Sipil Negara (ASN) yang sudah memenuhi syarat menjadi Sekda. Sangat disayangkan jika pejabat Sekda yang defenitif tak kunjung ada.

“Masa untuk jabatan yang paling tertinggi di daerah tidak ada yang berminat. Ini kan seperti jabatan presiden. Kenapa tidak ada yang berminat? Itu kita pertanyakan juga,” jelasnya. (pam/esa/ms)