Perayaan Natal Parsadaan Raja Sonang se-Dunia! Ciptakan Suasana Harmonis Antar Umat Beragama

GideonAritonang/MetroSiantar
Kapolda Sumut menyalakan lilin pada perayaan Natal Pomparan Parsadaan Raja Sonang Sedunia.

MetroSiantar.com-Perayaan Natal Pomparan Parsadaan Raja Sonang Sedunia (Parsada) yang digelar pada Sabtu (9/12) di Aula Universitas HKBP Nomensen, berjalan sukses. Perayaan itu dihadiri Pomparan Raja Sonang yang datang dari luar negeri.

Dalam kata sambutannya, Ketua Umum Natal Parsada 2017 Mayjen TNI (Purn)  Sumiharjo Pakpahan menyampaikan terimakasih kepada para tamu undangan yang terhormat.

Ia juga mengatakan, dengan turut hadirnya Ketua DPP Pomparan Parsadaan Raja Sonang Muhammad Alboinsha Gultom yang beragama Islam, merupakan bukti bahwa Raja Sonang tidak membeda-bedakan agama.

“Raja sonang itu meningkatkan rasa saling tenggang rasa dan kebersamaan dalam keberagaman,” ucapnya yang langsung diberi applaus oleh ribuan tamu.

Senada dengan pernyataan itu, Alboinsha Gultom yang hadir didampingi istri juga menyampaikan ucapan terimakasihnya. Ia tidak lupa menyampaikan pesan kepada seluruh Pomparan Raja Sonang dengan mengutip kisah Yudas Iskariot dan Daniel.

“Jangan jadi seperti Yudas Iskariot yang menjerumuskan temannya sendiri. Tetapi jadilah seperti Daniel, yang walaupun dimasukkan ke kandang singa, dia tetap tegar dan kuat. Bahkan sampai singa itu tidak mau memakannya,” ungkapnya.

Di sela-sela kata sambutan, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw memasuki aula tempat berlangsungnya acara. Bersamaan dengan Kapolda, turut juga hadir Karo Rena Dir Sabhara, Dir Lantas, Kabid Dokes, Kapolres Pematangsiantar dan Kapolres Simalungun.

Kapolda Sumut yang dipersilahkan menyampaikan sambutan mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2018. Kemudian putra asli Papua ini mengutarakan, Polda Sumut pada tanggal 7 Desember lalu telah melaksanakan dialog antar umat beragama, tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai bentuk upaya instansi yang dikomandoinya menciptakan situasi yang harmonis antar umat beragama.

“Kegiatan itu sesuai dengan program Nawacita Presiden RI poin ke-1, Polri akan selalu berupaya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi,” tutur Irjen Paulus.

Ia juga mengatakan Polda Sumut dan jajaran telah mempersiapkan personel sebanyak 8.392 serta melibatkan para stake holder terkait pengamanan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Saya mengajak kepada Punguan Raja Sonang agar dapat mendukung Polda Sumut dan jajaran dalam rangka mewuhudkan situasi kamtibmas yang aman, kondusi, rukun dan damai di wilayah Sumatera Utara,” kata Paulus.

Perayaan Natal pun dibuka dengan koor ‘Sik-sik Sibatu Manikkam dan menampilkan drama kelahiran Yesus Kristus. Drama itu menjadi konsep acara yang melibatkan ratusan mahasiswa-mahasiswi Universitas HKBP Nommensen dan Universitas Simalungun.

Penonton yang hadir menyaksikan penampilan itu terlihat sangan antusias. Mengusung dialog ala ‘Anak Siantar’, penampilan aktor dan aktris mengundang tawa dan tepuk tangan para penonton. Begitupun Kapolda Sumut dan jajaran terlihat tertawa terpingkal-pingkal.

Bahkan saat di tengah sesi perkenalan Yusuf dengan Maria, penonton seolah terhipnotis dan seakan-akan terlibat langsung dalam cerita itu. Mahasiwa yang memerankan Yusuf dan Maria dengan maksimal menambah nilai tambah apresiasi hadirin yang menyaksikan.

Sementara para tamu undangan, baik dari kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat dan adat tidak sedikit pun beranjak dari tempat duduknya. Mereka menyaksikan acara penuh hikmat itu dari awal hingga akhir. (cr-05/hez/ms)