Jalan Becek di Dusun Parsinalihan, Angkat Sepatu Menuju Sekolah

angkat-sepatu
Ilustrasi

MetroSiantar.com, RAYA – Warga Dusun Parsinalihan Kelurahan Merek Raya Kecamatan Raya sangat mendambakan peningkatan kualitas jalan berupa pengaspalan ke kampung mereka.

Meski hanya sekitar 2 kilometer dari jalan besar Siantar- Raya, jalan menuju kampung yang dihuni sekitar 30 kepala keluarga ini masih jalan yang pernah dionderlaag tahun 1990-an. Sejak itu belum ada peningkatan jalan, sehingga di beberapa titik, batu proyek perkerasan itu tak ada lagi. Sehingga saat musim hujan, jalan menjadi licin dan berlumpur.

Rohman Sinaga, warga Dusun Parsinalihan, kepada METRO SIANTAR, Minggu (8/1) mengatakan, jalan yang licin dan berlumpur bukan saja mengganggu transportasi hasil bumi milik warga, tetapi juga mengganggu pelajar yang berangkat sekolah setiap hari.

“Kasihan para pelajar, kalo habis hujan malam hari, sepatu dan baju anak-anak terlihat kotor akibat lumpur. Mencegah sepatu kotor, anak anak memilih memakai sepatu setelah di jalan beraspal,”katanya.

Dijelaskan Rohman, warga dusun pernah menerima bantuan sumur bor.

Sementara Yukindra Garingging, warga Parsinalihan yang saat ini duduk di kelas 3 SMAN 1 Raya mengatakan, pengalaman pakaian kotor karena terkena lumpur saat mau sekolah sudah biasa dialami pelajar asal Parsinalihan.
“Kalau jalannya di aspal, tentunya tak berlumpur lagi. Kita pun akan lebih nyaman,”katanya.

Sementara Kepala Dusun Jamarto Saragih (44) mengatakan, pihaknya sudah pernah mengusulkan perbaikan jalan kepada Pemkab Simalungun melalui Dinas Tarukim. Tapi sampai saat ini tidak ada realisasi.

Untuk mengurangi kerusakan jalan, pihaknya secara rutin melakukan gotongroyong di sepanjang jalan Parsinalihan menuju Bulu Pange. (mag-02/esa)