Kaya Hasil Bumi, Namun Daerahnya Terisolir

BUTUH PERHATIAN KHUSUS :   Jalan utama menuju Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, dengan kondisi memperihatinkan. Butuh perhatian khusus Pemkab Simalungun, supaya petani lebih mudah mengangkut hasil taninya, Kamis (26/1).
YOGA GIRSANG/METROSIANTAR
BUTUH PERHATIAN KHUSUS : Jalan utama menuju Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, dengan kondisi memperihatinkan. Butuh perhatian khusus Pemkab Simalungun, supaya petani lebih mudah mengangkut hasil taninya, Kamis (26/1).

MetroSiantar.com, DOLOK SILAU – Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau merupakan salah satu daerah terisolir di Kabupaten Simalungun. Sepantasnya, daerah yang kaya akan potensi perkebunan ini, mendapatkan perhatian khusus oleh Pemkab Simalungun, khususnya program pembangunan infrastruktur.

Nagori Dolok Mariah adalah daerah bekas wilayah pusat Kerajaan Dolok Silau, di masa lampau. Terdiri dari 5 dusun yakni Dusun Dolok Mariah Atas, Dolok Mariah Bawah, Bandar Lingga, Partibi Sinombah dan Dusun Saran Laklak. Luas wilayah lebih kurang 3.000 hektar, dengan jumlah penduduk 133 Kepala Keluarga (KK).

Akan tetapi, akibat minimnya pembangunan infrastruktur, daerah Nagori Dolok Mariah, hanya memiliki 1 jalan pintu utama, yaitu dari wilayah kabupaten tetangga, tepatnya Desa Gunung Sinombah, Kabupaten Deli Serdang. Dengan jarak 4 Km dari Jalan provinsi Saribudolok-Kualanamu, jalan menuju Nagori Dolok Mariah ini bisa dikatakan jauh dari yang diharapkan.

Sementara, hasil bumi pertanian masyarakat di Nagori Dolok Mariah seperti sawit, karet, kakao, durian, kincung, padi dan lainnya, hasilnya cukup memuaskan. Hanya saja, akibat kondisi jalan menuju daerah itu rusak parah, hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda 4 double gardan (4×4). Akibatnya, biaya operasional pun sangat mahal.

Pangulu Nagori Dolok Mariah Marlianton Purba mengatakan, Nagori Dolok Mariah yang kaya dan memiliki potensi besar sebagai daerah perkebunan ini, butuh jamahan khusus Pemkab Simalungun. Terutama pembangunan infrastruktur jalan menuju nagori itu.

“Bisa dikatakan daerah kami ini adalah daerah terisolir. Kebutuhan utama kami itu adalah perbaikan akses jalan. Keluar dan masuk, jalan hanya satu, yaitu dari Kabupaten Deli Serdang,” kata Marlianton Purba memaparkan kepada METRO SIANTAR di Nagori Dolok Mariah, Kamis (26/1).

Marlianton berharap, dengan adanya program ketahanan pangan yang diselenggarakan oleh TNI bekerjasama dengan Pemkab Simalungun, penanaman padi gogo di nagori itu, diharapkan menjadi pendongkrak pembangunan infrastruktur jalan menuju Nagori Dolok Mariah.

“Ya, besar harapan kita dengan adanya program pemerintah seperti padi gogo ini, pembangunan infrastruktur jalan akan digalakkan Pemkab Simalungun, khsususnya jalan menuju Nagori Dolok Mariah ini. (oga/pra/ms)