Kapolres Warning Bandar Narkoba 14 Orang Masuk DPO

AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH
AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH

MetroSiantar.com,SIMALUNGUN- Dalam mewujudkan program memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH selama 10 hari belakangan telah melancarkan operasi pemberantasan peredaran gelap narkotika di seluruh jajarannya. Tak tanggung-tanggung, setidaknya 24 orang dan satu di antaranya perempuan dan berperan sebagai kurir, sudah dijadikan tersangka.

“Semuanya kita jeratkan ke pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 111 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. Seluruh kekuatan dan fasilitas yang ada, baik dengan Techno Inteligent dan Human Inteligent akan kita berantas narkoba di Simalungun,” kata Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat menggelar press release di Asrama Polisi, Jalan Sangnawaluh Kota Siantar, Rabu (19/4) sekira pukul 10.00 WIB.

Tidak hanya itu, sebagai komitmen dalam memberantas peredaran narkoba, secara gamblang kapolres yang didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang juga mengumumkan bahwa pihaknya telah menetapkan 14 orang yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Ke-14 orang itu diduga sebagai bandar narkotika dari hasil penyelidikan dan penyidikan ke-24 tersangka yang telah diamankan.

Menurut kapolres, ke-24 orang itu merupakan tersangka dari16 kasus dengan barang bukti 9,03 gram narkotika jenis sabu, 28 butir pil ekstasi, 16,68 gram ganja, uang tunai Rp6.756.500, 5 sepedamotor, 10 handphone dan 10 bong.

Ke-24 tersangka itu masing-masing, M Febriansyah (tangkapan Polsek Bosar Maligas), Surianto alias Gundul (kasus daun ektasi), Nusyahputra Torang dan Ramadani (Polsek Dolok Silau), Askur Rahman Chaniago, Andri Syahputra Chaniago serta Priardana, Ramadani dan Nanda Irwanda alias Gepeng (Polsek Serbalawan), Hotlan Siburian dan Albin Sihaloho (Polsekta Tanah Jawa), Rendi Sahputra (Polsek Perdagangan), Dian Handoko (Polsek Bangun), Roy Nardo Saragi alias Roy (Polsek Parapat), Tuppak Sinaga (Polsek Perdagangan). Selanjutnya, Daniel Samuel Manurung dan Jonggi Nainggolan (Polsek Panei Tongah), Joni alias Jelok, David Napitupulu, Alasen Kaban dan Reza, ada juga Dody Halomoan Sinaga (Polsek Raya), Damaiyana Tarigan alias Jesika (Sat Narkoba) dan Fauzi Kurniawan (Sat Narkoba).