Hari Bhakti Lembaga Pemasyarakatan ke-53, “Kami Kerja Nyata, PASTI Bersih Melayani”

Kalapas Klas IIA Pematangsiantar M. Sukardi Sianturi BcIP didampingi Kalapas Narkotika Pematangraya Yusran, KPLP Batara Hutasoit BcIP dan Petugas Lapas.
Kalapas Klas IIA Pematangsiantar M. Sukardi Sianturi BcIP didampingi Kalapas Narkotika Pematangraya Yusran, KPLP Batara Hutasoit BcIP dan Petugas Lapas.

MetroSiantar.com, SIMALUNGUN – Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar, Kamis (27/4) sekira pukul 08.00 WIB, menggelar Upacara Peringatan Hari Bhakti Lembaga Pemasyarakatan Ke-53 di Lapangan Lapas Klas IIA Pematangsiantar yang terletak di Jalan Asahan Km VII Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Gelaran peringatan tersebut merupakan kegiatan serentak seluruh Lapas dan Rutan se Indonesia. Dalam gelara acara yang mengangkat thema “Kami Kerja Nyata, PASTI Bersih Melayani”, tersebut juga diikuti setidaknya 1.362 tahanan dan narapidana yang saat ini ada di Lembaga Pemasyarakatan.

Di hadapan para pegawai dan undangan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar Mananti Sukardi Sianturi BcIP menyampaikan arahan dan amanat dari Mentri Hukum dan Hak Azasi Manusia Menkumham Yasonna A Laoly, di antaranya adalah agar adanya perubahan mindset para petugas Pemasyarakatan harus menjadi sasaran pertama dan utama di dalam konsep sinergis dalam nilai Kami PASTI.

Selanjutnya Menkumham meminta agar momentum peringatan kali ini bukan hanya seremonial saja, namun Pemasyarakatan harus mempersembahkan wujudn nyata pemerintah dalam menghadirkan negara bekerja. Salah satunya keberhasilan merevitalisasi lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) sebagai sentra industri yang diharapkan berubah dari lembaga konsumtif menjadi menjadi lembaga produktif.

Saat memberikan press releasenya, Kalapas Klas IIA Pematangsiantar Mananti Sukardi Sianturi BcIP yang didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Batara Hutasoit BcIP dan Kalapas Narkotika Pematangraya Yusran, usai acara upacara mengatakan bahwa pihaknya petugas Lapas, sama-sama berkomitmen menjalankan program Zero Halinar (Tidak Ada Handphone, Tidak Ada Pungutan Liar dan Tidak Ada Narkotika).

Saat ini Lapas Klas IIA Pematangsiantar sudah berisi 1.362 orang yang seyogyanya hanya dapat menampung 531 orang. Kalapas menyampaikan Kemenkumham akan berupaya untuk menambah fasilitas daya tampung lapas, pihak Kementrian juga sudah melakukan upaya agar proses percepatan Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB) bagi para warga binaan sudah menggunakan sistem Online.

Selain itu, untuk masalah tenaga petugas Lapas yang dinilai masih kurang, Kalapas mengatakan saat ini program rekruitmen pegawai negeri sipil hingga Tahun 2019 belum ada. Begitupun pihak Kemenkumham sudah meluncurkan program rekruitmen dari PNS Pemerintah Daerah setempat, dan sejauh sudah berjalan dengan baik dengan sudah ada PNS Pemda setempat yang sudah alih tugas di Lapas yang dipimpinnya itu. (adi/pra/ms)