Arza Hilang di Saluran Irigasi

llustrasi
llustrasi

MetroSiantar.com-Peristiwa menggemparkan terjadi di Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela, Rabu (9/8) sekira pukul 18.30 WIB. Seorang anak bernama Arza Qiano (6), warga Huta IIB, Nagori Marihat Bukit, dilaporkan telah hilang di saluran irigasi Kerasaan, yang melintasi kampung tersebut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya sekira pukul 16.00 WIB, Azra diketahui hendak pergi mencari ikan saluran irigasi tersebut bersama empat teman-temannya.

Saat itu kelimanya hendak menyeberang saluran irigasi itu, namun tiba-tiba Azra berhenti di pinggir saluran irigasi tersebut.

Melihat hal itu keempat tempatnya itu mengajaknya untuk menyeberang, namun Azra sepertinya enggan. Selanjutnya Azra pun ditinggalkan teman-temannya itu. Selang beberapa saat kemudian, kembali datang dua teman-teman lainnya dan mengikuti temannya yang sudah menyeberang, sementara Azra tetap saja tidak mau menyeberang walupun sudah diajak oleh teman lainnya.

Akhirnya, Azra, yang merupakan putra ke-2 dari 3 bersaudara dari pasangan Suhendri dan Aprida, ditinggalkan pergi oleh teman-temannya itu di pinggir saluran irigasi tersebut. Beranjak sore, keenam temannya itu pulang dari tempat mereka mencari ikan, akan tetapi Azra tidal lagi di tempat mereka melihat terakhir. Namun mereka pun tidak menaruh kecurigaan atas hal tersebut.

Ibunda Azra, yang gelisah karena anaknya hingga malam tak kunjung pulang, akhirnya memutuskan untuk mencarinya.

Usaha pencarian ibunda Azra itupun akhirnya mengundang reaksi masyarakat yang juga ikut mencari Azra. Upaya itupun berujung dengan jatuh pingsannya sang ibu begitu mendengar keterangan dari teman-teman Azra.

Amatan METRO SIANTAR sekira pukul 23.45 WIB, warga Nagori Marihat Bukit masih terus berupaya melakukan upaya pencarian dengan segala cara untuk mencari Azra, baik dengan penyisiran saluran irigasi maupun dengan menggelar ritual-ritual dengan para normal yang sengaja dipanggil oleh warga dan keluarga Azra.

Saat dikonfirmasi Pangulu Marihat Bukit Syahrul Ginting membenarkan kejadian tentang hilangnya salah seorang warganya. Hingga saat ini warga sedang melakukan pencarian terhadap Azra bersama pihak kepolisian sektor Bangun.

“Belum bisa dipastikan apakah Azra hilang karena diduga hanyut atau hal lainnya,” jelas Syahrul.

Sementara itu Kapolsek Bangun AKP JR Sinaga saat dikonfirmasi mengatakan berdasarkan laporan warga, ada anak yang hilang. Saat ini anggotanya dan warga berusaha melakukan upaya pencarian di lapangan.

“Kita belum bisa memastikan apakah tenggelam atau karena hal lain. Itulah sementara karena anggota masih berada di lapangan,”tandas JR Sinaga. (adi/esa)