Pembangunan Rumah Dinas Camat Terbengkalai, Rekanan Salahkan Cuaca

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroSiantar.com-Pembangunan rumah dinas camat Girsang Sipangan Bolon yang dalam pelaksanaan proyeknya bersamaan dengan pemasangan paving block halaman kantor dan pemasangan pintu gerbang kantor camat, belum juga rampung.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di halaman rumah dinas tersebut, pengejaan proyek tesebut seyogianya sudah selesai pada tanggal 3 November yang lalu karena dimulai pada bulan Mei.

Proyek bernilai Rp.934.915.000 ini dikerjakan oleh CV Solusi Mandiri Utama bersumber dari APBD tahun 2017 ini terlambat penyelesaiannya dari jadwal yang tertera dalam papan proyek yang masa pengerjaannya hanya 180 hari kerja sejak dimulai pada tanggal 3 Mei 2017 yang lalu.

Kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut bermarga Samosir, ketika dihubungi via sellulernya mengatakan bahwa keterlambatan penyelesaian proyek tersebut dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi sejak pertengahan Oktober hingga saat ini.

“Curah hujan sangat tinggi, kami cukup kerepotan, terutama dalam menyediakan paving block untuk halaman,” katanya.

Selain masalah hujan, Samosir menuturkan bahwa paving block yang digunakan juga dicetak sendiri oleh para pekerjanya di lokasi kantor camat. Akibatnya, curah hujan yang tinggi mengakibatkan terhambatnya paving block kering dan menjadi terlambat dipasang.

Dia juga mengatakan, pihaknya terpaksa mencetak paving block sendiri untuk mendapatkan kualitas yang baik.

“Jika kita beli dari luar, campuran semennya sangat sedikit, misalnya, untuk 1 sak semen, mereka mampu meproduksi 160 buah paving block, sementara kita dengan campuran yang sama hanya produksi 120 buah. Tentunya kualitas yang kita utamakan,” terang Samosir.

Keterlambatan ini sangat disayangkan oleh Camat Girsang Sipangan Bolon James Sihaan.

Ketika dikonfirmasi oleh Metro Siantar  via sellulernya, Senin (13/17), James mengaku sangat kewalahan dengan keterlambatan tersebut.

“Saya terpaksa tinggal di kost kost-an sampai rumah dinas itu selesai. Sejujurnya saya juga sudah mulai tidak tahan berlama lama tinggal kost-an, tapi apa boleh buat, penyelesaian rumah dinas itu bukan wewenang saya. Itu sepenuhnya urusan dinas PU,” keluh James. (ana/ms)